cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Beauty and Beauty Health Education
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2018)" : 6 Documents clear
PERBANDINGAN HASIL PENATAAN SANGGUL MODERN DENGAN MENGGUNAKAN CURLING IRON DAN ROLLER
Beauty and Beauty Health Education Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v7i1.21873

Abstract

Sanggul modern merupakan jenis penataan sanggul yang dapat digunakan untuk berbagai macam kesempatan dan bentuknya dapat mengikuti trend yang sedang berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil penataan sanggul modern dengan menggunakan curling iron dan roller dan untuk mengetahui perbedaan hasil penataan sanggul modern dari kedua alat tersebut. Metode penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif persentase dan uji t-test. Nilai hasil penataan sanggul modern dengan menggunakan curling iron yaitu 95 % termasuk dalam kategori sangat baik, sedangkan hasil penataan sanggul modern dengan roller yaitu 83,3% termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil uji hipotesis diketahui bahwa terdapat perbedaan pada hasil penataan sanggul modern antara menggunakan curling iron dengan roller, dimana hasil penataan sanggul modern dengan menggunakan curling iron menunjukan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan menggunakan roller.
EFEKTIVITAS BEDAK DINGIN DARI SARIPATI TEMULAWAK DAN TEPUNG BERAS DALAM MENGURANGI FLEK HITAM
Beauty and Beauty Health Education Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v7i1.21874

Abstract

Saat ini masalah pada kulit wajah yang sering terjadi pada wanita adalah flek hitam. Salah satu penyebab timbulnya flek hitam adalah kandungan kosmetik yang terdapat banyak bahan kimia di dalamnya. Untuk mengurangi masalah tersebut adalah dengan dibuatnya bedak dingin dari saripati temulawak yang mengandung vitamin C dan tepung beras untuk mengurangi flek hitam pada wajah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cara pembuatan dan efektivitas bedak dingin dari saripati temulawak dan tepung beras dalam mengurangi flek hitam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pre-treatment & post-treatment design, obyek penelitian ini adalah saripati temulawak dan tepung beras yang dicampur menjadi bedak dingin. Subyek penelitian ini adalah wanita berumur 35 tahun keatas yang memiliki flek hitam pada wajah bagian pipi. Teknik analisis data dalam penelitian ini untuk uji inderawi menggunakan analisis rata-rata dan untuk uji kesukaan menggunakan deskriptif persentase dan uji klinis menggunakan rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk bedak dingin dari saripati temulawak dan tepung beras dinyatakan layak dan efektif untuk digunakan dalam penelitian. Mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan penelitian ini dengan menjadikan temulawak dan tepung beras sebagai kosmetik lain dan untuk industri kecantikan merupakan salah satu diversifikasi produk kosmetika dengan bahan alami.
PERBEDAAN TEKNIK JAHIT MATA DAN TEKNIK SCOOTH TAPE MATA PADA KOREKSI MATA SIPIT DALAM TATA RIAS PENGANTIN INTERNASIONAL
Beauty and Beauty Health Education Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata adalah pusat kecantikan yang menarik perhatian orang yang melihat. Koreksi bentuk mata pada tata rias koreksi mata diperlukan, karena koreksi mata bertujuan agar mata terlihat lebih ideal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil koreksi mata sipit menggunanakan teknik jahit mata dan teknik scooth tape mata pada tata rias pengantin internasional. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 orang yang memiliki mata sipit sedangkan objek yang digunakan adalah teknik jahit mata dan teknik scooth tape mata. Metode pengambilan data menggunakan metode dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji homogenitas, uji normalitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan mengenai hasil koreksi mata sipit menggunakan teknikjahit mata dan teknik scooth tape mata.
PEMBUATAN LIPTINT DARI EKSTRAK BUAH BIT
Beauty and Beauty Health Education Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v7i1.22633

Abstract

Banyaknya tambahan pewarna kimia pada kosmetik bibir dapat memicu timbulnya efek samping dalam jangka panjang. Untuk mengurangi timbulnya efek samping dapat membuat kosmetik bibir dengan menggunakan bahan alam seperti buah bit untuk di jadikan sebagai liptint. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui cara pembuatan liptint dari buah bit dan untuk mengetahui kelayakan liptint dalam mewarnai bibir. Metode eksperimen menggunaka desain pre experimental design bentuk rancangan one-shot case study. Teknis analisis data dalam penelitian ini untuk uji inderawi menggunakan analisis rerata dan untuk uji kesukaan menggunakan deskriptif persentase. Hasil kelayakan berdasarkan uji indrawi dan uji kesukaan oleh panelis dinyatakan layak. Hasil uji inderawi menyatakan produk A, B, C dan D “layak” dengan total tertinggi produk B 3,2. Hasil uji kesukaan menunjukkan bahwa produk B, C dan D memperoleh kriteria “sangat suka” dengan perolehan persentase tertinggi produk B 83,1%. kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) Produk liptint dari ekstrak buah bit dapat di buat dengan melakukan pemanasan yang berbeda. (2) Liptint dari ekstrak buah bit dinyatakan layak dan disukai oleh ahli dan panelis berdasarkan uji inderawi dan uji kesukaan.
KELAYAKAN GARAM SPA, LILIN SPA DAN AROMATIC OIL DENGAN PENAMBAHAN ESENSIAL JAHE
Beauty and Beauty Health Education Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v7i1.22796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana kelayakan produk garam spa, lilin spa dan aromatic oil dengan penambahan esensial jahe melalui uji indrawi dan uji kesukaan. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen. Validitas instrumen menggunakan expert judgment. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil analisis rata-rata uji inderawi produk diperoleh nilai untuk garam spa 87,3%, indikator lilin spa 98,3%, indikator aromatic oil 93%. Garam spa, lilin spa dan aromatic oil termasuk dalam kriteria sangat baik. Hasil analisis rata-rata uji kesukaan produk diperoleh garam spa 86%, indikator lilin spa 90%, indikator aromatic oil 92,3% termasuk dalam kriteria sangat suka. Simpulan : (1) kelayakan garam spa lilin spa dan aromatic oil dilihat dari Hasil analisis rata-rata uji indrawi produk adalah 93% termasuk dalam kriteria sangat baik. Hasil analisis rata-rata uji kesukaan produk adalah 89,5% termasuk dalam kriteria sangat suka.
The KELAYAKAN SABUN WAJAH DENGAN SUBSTITUSI JAHE (ZINGIBER OFICINALE ROSCOE) TERHADAP WAJAH BERJERAWAT
Beauty and Beauty Health Education Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v7i1.22854

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui bagaimana kelayakan sabun wajah dengan substitusi jahe ditinjau dari segi uji indrawi dan uji kesukaan, 2) untuk mengetahui bagaimana hasil uji klinis sabun wajah dengan substitusi jahe terhadap wajah berjerawat. Jenis penelitian adalah eksperimen dengan metode pendekatan kuantitatif. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriptif presentase pada uji inderawi dan uji kesukaan serta uji t untuk uji klinis. Hasil uji inderawi sabun wajah dengan substitusi jahe termasuk dalam kriteria sangat layak dengan nilai rata-rata komulatif mencapai 87,5%. Hasil uji kesukaan menunjukkan sabun wajah bersubstitusi jahe sangat disukai dengan nilai rata-rata komulatif sebesar 83%. Hasil uji klinis sebelum dan sesudah penggunaan sabun terhadap subyek penelitian sebanyak 8 mahasiswi UNNES dengan kulit minyak berjerawat menunjukkan hasil uji t dengan nilai signifikansi aspek warna jerawat 0,402, aspek kondisi jerawat 0,815 dan aspek kelas jerawat 0,685. Ketiga aspek penilaian jerawat >0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian ini tidak ada perbedaan pada penggunaan sabun wajah dengan substitusi jahe terhadap wajah berjerawat.

Page 1 of 1 | Total Record : 6