cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Beauty and Beauty Health Education
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2018)" : 6 Documents clear
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MASKER WAJAH DENGAN BAHAN DASAR TEPUNG KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L) DAN BERAS UNTUK MENGHILANGKAN BEKAS JERAWAT (HIPERPIGMENTASI /FLEK HITAM/ BLACK SPOT)
Beauty and Beauty Health Education Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v7i2.23151

Abstract

Masker wajah dengan bahan dasar kentang dan tepung beras bertujuan untuk mengetahui efektivitas masker terhadap bekas jerawat berupa flek hitam dengan sampel yang berbeda. Yaitu sampel A (1:1), sampel B (1:2) dan sampel C (2:1). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pre-test dan post-test. Pengumpulan data diperoleh dengan observasi, dokumentasi, tes pendahuluan, perlakuan dan tes akhir. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hitung rata-rata. Dari hasil uji coba produk terhadap 12 responden didapatkan hasil bahwa masker wajah memperoleh data yang valid atau reliabel. Berdasarkan hasil pengujian, sampel B adalah sampel yang paling disukai dengan memiliki rata-rata tertinggi. Namun berdasarkan hasil uji sensoris, sampel A memiliki nilai tertinggi yaitu 3,6675. Selanjutnya berdasarkan hasil uji klinis yang dilakukan oleh panelis menunjukkan sampel B yang paling efektif dengan rata-rata 1,083333333. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah penelitidapat melakukan inovasi tepung kentang dan tepung beras dalam bentuk lain untuk dapat mengatasi bekas jerawat.
KELAYAKAN AKSESORIS DARI LIMBAH RAMBUT SINTETIS
Beauty and Beauty Health Education Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v7i2.23293

Abstract

Kegiatan industri pembuatan sanggul yang ada di desa Geneng kabupaten Demak adalah pengelolaan limbah dari potongan-potongan helaian rambut sintetis yang tidak terpakai dari total keseluruhan setiap hari sekitar 20 kg. Selama ini pengelolaan limbah rambut sintetis oleh pengrajin hanya dijadikan subal dan dibakar. Solusi yang dapat diterapkan didalam pengelolaan limbah rambut sintetis yang tidak terpakai menjadi produk yang memiliki nilai jual salah satunya dibuat aksesoris. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Mengetahui validitas produk aksesoris dari limbah rambut sintetis dengan penilain uji inderawi dengan indikator kerapian, bentuk, warna, keserasian, ukuran dan tekstur 2) Mengetahui kelayakan aksesoris dari limbah rambut sintetis dengan penilaian uji inderawi dengan indikator kerapian, bentuk, warna, keserasian, ukuran, tekstur dan uji kesukaan dengan indikator bentuk, warna, tekstur, kemudahan dalam pemakaian, kenyamanan saat penggunaan dan keindahan. Metode penelitian ini adalah metode eksperimen. Objek penelitian ini produk aksesoris dari limbah rambut sintetis. Subyek penelitian ini yaitu 9 model yang memakai produk aksesoris. Sampel produk berjumlah 9. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa kelayakan aksesoris dinyatakan layak dengan melalui dua pengujian yaitu uji inderawi dengan persentase rata-rata komulatif 81.6% dan uji kesukaan dengan persentase rata-rata komulatif sebesar 85.9%. Simpulan dari penelitian ini adalah 1) Produk aksesoris dari limbah rambut sintetis telah diperbaiki sesuai dengan kerapian, bentuk, warna, ukuran, keserasian dan tekstur dinyatakan valid oleh ahli aksesoris melalui uji inderawi 2) Limbah rambut sintetis sebagai aksesoris dinyatakan sangat layak berdasarkan uji inderawi dan uji kesukaan dinyatakan sangat layak dan sangat suka. Saran yang diberikan didalam penelitian adalah penelitian dapat menambah wawasan, pengetahuan dan keterampilan di bidang kecantikan kepada masyarakat baik pengguna maupun penjual khususnya para pengrajin sanggul tempel dalam pengelolaan limbah rambut sintetis supaya lebih memiliki nilai jual.
MAKNA DAN FILOSOFI TATA RIAS DAN BUSANA PENGANTIN GAYA CILACAP PUTRI
Beauty and Beauty Health Education Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v7i2.23304

Abstract

Tata rias Pengantin Gaya Cilacap Putri merupakan tata rias yang baru dan kurang dikenal oleh masyarakat oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna dan filosofi tata rias dan busana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif yang dilakukan di Cilacap dengan narasumber perias dan pencipta. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan memilih dan merangkum data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian secara keseluruhan menggunakan warna dominan hijau terlihat dari tata rias wajah dan busana. Bunga Wijaya Kusuma merupakan motif yang banyak digunakan terlihat bordiran pada busana, selop, serta aksesoris. Makna dan filosofi secara keseluruhan yaitu untuk menikah dan memulai kehidupan baru dengan penuh cinta dan pernikahannya diharapkan langgeng. Simpulan: 1.Tata rias bernuansa hijau, hiasan rikma brontororo, sanggul puspa wijaya kusuma, dan aksesoris. 2.Busana pengantin terdiri dari kebaya, beskap, dan kain cakra werdana. 3. Upacara adat pengantin gaya cilacap putri yang khas terdapat begalan dan pengantin dikerudungi kukusan. Saran: 1. Masyarakat Cilacap harus ikut melestarikan dengan cara menggunakan adat pengantin gaya cilacap putri 2. HARPI dan Pemerintah Kabupaten Cilacap perlu meningkatkan sosialisasi melalui kegiatan seminar-seminar atau kegiatan budaya lainnya 3. Mahasiswa kecantikan harus ikut melestarikan budaya daerah.
KELAYAKAN LIMBAH STYROFOAM SEBAGAI BAHAN PEMBUAT EFEK LUKA
Beauty and Beauty Health Education Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v7i2.23461

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui validitas styrofoam sebagai bahan pembuat efek luka dan kelayakan styrofoam sebagai bahan pembuat efek luka ditinjau dari uji indrawi dan uji kesukaan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen. Desain penelitian menggunakan one-shot case study. Objek penelitian yaitu bahan pembuat efek luka. Tempat penelitian dilaksanakan di Gedung E10 laboratorium pendidikan tata kecantikan. Penelitian ini berlangsung pada Januari-Juni 2018. Metode pengumpulan data yaitu dengan observasi, dokumentasi dan instrumen. Analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian berdasarkan analisis data uji indrawi efek luka sayatan 83,34% dan efek luka bakar 80,00%. Hasil analisis data uji kesukaan yaitu 77,77% untuk efek luka sayatan dan 74,72% untuk efek luka bakar. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil analisis data penelitian, validitas styrofoam sebagai bahan pembuat efek luka dikatakan valid dan kelayakan styrofoam sebagai bahan pembuat efek luka dinyatakan layak berdasarkan uji indrawi dan kesukaan.
KELAYAKAN MEDIA TALI RAFIA SEBAGAI PENGGANTI MANNEQUIN UNTUK PRAKTIK PEMANGKASAN PADA MATA PELAJARAN PANGKAS RAMBUT
Beauty and Beauty Health Education Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v7i2.23962

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui validitas dan kelayakan media tali rafia sebagai pengganti mannequin untuk praktik pemangkasan pada mata pelajaran pangkas rambut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen. Desain penelitian menggunakan one shoot case study. Objek penelitian bahan pembuatan media pengganti mannequin rambut yang terbuat dari tali rafia. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Perintis 29 Ungaran Kabupaten Semarang pada bulan Januari – Juni 2018. Metode pengumpulan data yaitu dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif presentase. Hasil validitas mannequin rambut yang terbuat dari tali rafia 94%. Hasil penelitian berdasarkan analisis uji inderawi mannequin rambut yang terbuat dari tali rafia 88%. Hasil dari analisis uji kesukaan mannequin rambut yang terbuat dari tali rafia 79%. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil analisis data penelitian, validitas dan kelayakan media tali rafia sebagai pengganti mannequin untuk praktik pemangkasan pada mata pelajaran pangkas rambut dinyatakan valid dan layak berdasarkan uji inderawi dan uji kesukaan.
PEMANFAATAN LIMBAH BUNGA PINUS SEBAGAI AKSESORI
Beauty and Beauty Health Education Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Department of Home Economics, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/bbhe.v7i2.23969

Abstract

Pada umumnya limbah bunga pinus diolah masyarakat dijadikan kerajinan untuk hiasan rumah seperti gantungan kunci, kerajinan bunga, hiasan dinding dan lain-lain. Mengingat pemanfaatan limbah bunga pinus masih kurang, sehingga perlu adannya pemanfaatan limbah secara maksimal. Oleh peneliti limbah bunga pinus dapat dijadikan bahan dasar pembuatan aksesori. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui validitas pembuatan produk aksesori dari limbah bunga pinus. 2) Mengetahui kelayakan produk aksesori dari limbah bunga pinus. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-shot case study.Instrumen pada penelitian ini menggunakan lembar observasi yang digunakan untuk mengumpulkan data uji kelayakan yaitu uji inderawi dan uji kesukaan serta menggunakan analisis rerata dan deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa semua sampel produk dinyatakan layak dengan total persentase sebesar 90% dimana persentase terendah 87% dan tertinggi 96% dan semua sampel produk dinyatakan sangat suka dengan persentase 90%. Simpulan penelitian ini adalah proses pembuatan produk aksesori dari limbah bunga pinus dinyatakan valid. Produk aksesori dari limbah bunga pinus dinyatakan sangat layak, dan didukung uji kesukaan yang dinyatakan sangat suka.

Page 1 of 1 | Total Record : 6