cover
Contact Name
Resmi Bestari Muin
Contact Email
resmi.bestari@mercubuana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
resmi.bestari@mercubuana.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
ISSN : 22527699     EISSN : 25985051     DOI : -
Program Studi Teknik Sipil Universitas Mercu Buana. Jurnal ini terbit pertama kali pada bulan Februari 2012. Naskah dalam jurnal ini berupa hasil penelitian, inovasi – inovasi baru, makalah teknik (makalah lengkap), diskusi (berdasarkan makalah yang terbit sebelumnya) dalam bidang Teknik Sipil. Untuk mengirimkan atau mengupload naskah dapat menghubungi email: rekayasa.sipilumb@mercubuana.ac.id
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2025)" : 5 Documents clear
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Pembengkakan Biaya Konstruksi (Cost Overrun) pada Proyek Konstruksi Jalan Nasional (Studi Kasus: Paket Ruas Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumatera Barat) Yosritzal, Yosritzal; Haryadi, Deri; Putri, Elsa Eka
Rekayasa Sipil Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2025.v14.i2.09

Abstract

Pada sebagian pelaksanaan proyek konstruksi khususnya di jalan nasional Indonesia tidak terlepas dari pembengkakan biaya (cost overrun). Kondisi ini bisa mengakibatkan keterlambatan pelaksanaan dan bahkan pemutusan kontrak kerja. Untuk itu perlu dilakukan analisis tentang faktor apa saja yang mempengaruhi pembengkakan biaya konstruksi (cost overrun), dengan tujuan akan dapat menentukan strategi pelaksanaan konstruksi yang lebih baik dan kemudahan dalam mencari solusi pemecahan permasalahan akibat pembengkakan biaya (cost overrun). Penelitian-penelitian sebelumnya telah mengidentifikasi beragam faktor sesuai dengan karakteristik jenis dan lokasi studi masing-masing. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dapat membantu dalam menentukan bobot prioritas faktor-faktor yang telah ditentukan sehingga didapatkan gambaran tentang faktor yang paling mempengaruhi pembengkakan biaya (cost overrun) di jalan nasional wilayah II Provinsi Sumatera barat. Hasil pembobotan pada kriteria jika diurutkan dari pengaruh yang paling besar adalah Estimasi Biaya (21,20%), Material (19,66%), Aspek Keuangan Proyek (14,20%), Peralatan (12,63%), Tenaga Kerja (12,37%), Waktu Pelaksanaan (9,11%), Hubungan Kerja (7,13%) dan Eksternal (3,70%).
Analisis Perbandingan Penerapan Metode Earned Value dan Earned Schedule pada Pelaksanaan Proyek Konstruksi Underpass XYZ Anggraeni, Resti; Handayani, Anjas
Rekayasa Sipil Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2025.v14.i2.10

Abstract

Dalam suatu proyek konstruksi kerap kali terjadi keterlambatan dari jadwal yang ditentukan, sehingga diperlukan prediksi durasi penyelesaian proyek. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan akurasi perhitungan Metode Earned Value dan Earned Schedule dalam memprediksi durasi akhir proyek dengan durasi penyelesaian proyek aktual sebesar 116 minggu. Berdasarkan perhitungan dengan metode Earned Value didapatkan hasil prediksi penyelesaian proyek pada minggu ke-38 yaitu selama 128,9 minggu, pada minggu ke-52 selama 126,9 minggu, pada minggu ke-79 selama 122,2 minggu, pada minggu ke-104 selama 116,3 minggu, pada minggu ke-105 selama 116,2 minggu. Sedangkan berdasarkan perhitungan dengan metode Earned Schedule didapatkan hasil prediksi penyelesaian proyek pada minggu ke-38 yaitu selama 246,4 minggu, pada minggu ke-52 selama 137,6 minggu, pada minggu ke-79 selama 146,0 minggu, pada minggu ke-104 selama 117,1 minggu, pada minggu ke-105 selama 118,0 minggu.  Dari hasil tersebut terlihat bahwa prediksi waktu penyelesaian proyek lebih akurat dengan menggunakan metode Earned Value.
ANALISIS PENGARUH FAKTOR PERENCANAAN DAN FAKTOR PELAKSANAAN TERHADAP KETERLAMBATAN PROYEK JALAN TOL PROBOLINGGO – BANYUWANGI PAKET 2 Joshua, Joshua; Sunandar, Ali
Rekayasa Sipil Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2025.v14.i2.11

Abstract

Proyek konstruksi merupakan serangkaian aktivitas yang saling berkaitan dengan tujuan mencapai target spesifik, seperti pembangunan gedung atau struktur lainnya, dengan mempertimbangkan batasan waktu, biaya, dan standar kualitas yang telah ditetapkan. Setiap tahap dalam proyek konstruksi memerlukan perencanaan yang cermat dan terstruktur dengan baik. Ini mencakup pengelolaan waktu, yang melibatkan penyusunan jadwal untuk perencanaan dan pelaksanaan dalam kerangka waktu yang telah diatur. Jalan Tol Probolinggo - Banyuwangi adalah bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang saat ini sedang dalam tahap konstruksi. Jalan tol ini, yang merupakan bagian akhir dari Jalan Tol Trans Jawa, akan dibangun dalam dua tahap. Berdasarkan laporan kemajuan pada minggu ke-55 untuk Proyek Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi Paket 2, terdapat keterlambatan dalam pelaksanaan. Realisasi kemajuan pekerjaan hanya mencapai 34,77%, sementara kemajuan yang direncanakan seharusnya 52,05%. Uji instrumen dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS. Validasi pakar digunakan untuk memperoleh tanggapan dari para ahli terkait variabel yang ditemukan peneliti melalui studi literatur. Kuesioner disebarkan kepada 30 staf kontraktor utama yang terlibat dalam pembangunan Proyek Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi Paket 2. Faktor perencanaan dan pelaksanaan diketahui secara parsial memengaruhi keterlambatan Proyek Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi Paket 2. Koefisien untuk perencanaan dan penyusunan jadwal yang tidak efektif adalah 4,948, sementara untuk keterlambatan bahan dan material adalah 4,767. Faktor perencanaan dan penyusunan jadwal yang tidak efektif mendapatkan skor total 112 dengan rata-rata 3,73, sedangkan faktor keterlambatan bahan dan material mendapatkan skor total 106 dengan rata-rata 3,53.
OPTIMASI PENGATURAN SIMPANG KASDA JALAN SOEKARNO HATTA – JALAN VETERAN KOTA PAYAKUMBUH wati, zuly nelriska
Rekayasa Sipil Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2025.v14.i2.12

Abstract

Simpang Kasda di Jalan Soekarno Hatta – Jalan Veteran, Kota Payakumbuh merupakan salah satu titik kemacetan akibat tingginya volume lalu lintas dan pengaturan sinyal yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja eksisting simpang, melakukan simulasi menggunakan PTV VISSIM 2024, dan menentukan alternatif terbaik untuk meningkatkan efisiensi lalu lintas. Survei lapangan dilakukan untuk mengumpulkan data geometrik, volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, siklus lampu, dan hambatan samping. Kalibrasi dan validasi model dilakukan menggunakan metode GEH. Empat alternatif pengaturan diuji melalui simulasi dengan perubahan durasi lampu hijau, fase sinyal, dan rekayasa geometrik. Evaluasi didasarkan pada derajat kejenuhan, panjang antrian, tundaan, jumlah kendaraan berhenti, dan Level of Service (LOS). Hasil menunjukkan bahwa alternatif keempat memberikan peningkatan signifikan dengan LOS meningkat dari C-D menjadi A-B, serta penurunan tundaan dan antrian. Simulasi PTV VISSIM terbukti efektif untuk merancang solusi lalu lintas secara realistis.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Quantity Surveyor dalam Proses Pengadaan Jasa Konstruksi Infrastruktur Kusumaningtyas, Nella; Susetyo, Budi
Rekayasa Sipil Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2025.v14.i2.08

Abstract

Provinsi Banten merupakan kawasan komersial menjanjikan sebagai akses perekonomian, dan menghubungkan pulau Jawa dan Sumatera serta menunjang pendapatan ibu kota Jakarta. Jasa konstruksi menjadi industri pendukung dan menawarkan keuntungan dengan peningkatkan produktivitas dan nilai tambah ekonomi. Manajemen proyek konstruksi bangunan dan infrastruktur memerlukan peran profesional dengan keterampilan teknis pengadaan barang dan jasa serta konsultan yang dinamakan quantity surveyor. Penelitian bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peran quantity surveyor dalam proses pengadaan jasa konstruksi infrastruktur. Metode penelitian dengan kuantitatif dengan pendekatan survei. Variabel endogen yaitu kompetensi, pengalaman proyek, perencanaan, evaluasi, dokumentasi dan rekomendasi. Variabel eksogen yaitu pelaksanaan proyek jasa konstruksi infrastruktur, sedangkan variabel moderasi adalah pengendalian kontrak. Sumber data primer diperoleh dari 104 responden secara acak sederhana dan data sekunder diperoleh dari studi literatur. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner kepada quantity surveyor di Provinsi Banten tahun 2022, sedangkan analisis data menggunanakan model persamaan struktural dengan teknik kuadrat terkecil parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kompetensi, pengalaman dan rekomendasi mempengaruhi proses pengadaan jasa konstruksi infrastruktur. Implikasi penelitian dengan semakin baik proses pengadaan barang dan jasa yang dilakukan quantity surveyor maka akan memperbaiki manajemen proyek konstruksi barang dan jasa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5