Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemikiran Imam Al-Mawardi Tentang Kekuasaan Kehakiman Perspektif Politik Hukum dan Relevansinya dalam Hukum Tata Negara Indonesia Haris, Nurul Azisah Syahrani Haris; Andri Tandripadang; H.andri muhammad akmal
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.5228

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan independensi kekuasaan kehakiman dalam sistem hukum tata negara Indonesia yang seringkali menghadapi tantangan intervensi politik. Fokus utama kajian ini adalah mengeksplorasi relevansi pemikiran klasik Imam Al-Mawardi mengenai konstruksi peradilan dalam kitab Al-Ahkam al-Sultaniyyah terhadap penguatan politik hukum kekuasaan kehakiman di Indonesia pasca-reformasi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis-normatif dengan pendekatan komparatif dan historis melalui analisis kualitatif terhadap sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep kekuasaan kehakiman AlMawardi menempatkan peradilan sebagai pilar sentral yang mandiri dengan kualifikasi hakim yang sangat ketat guna menjamin objektivitas putusan. Terdapat sinkronisasi nilai antara prinsip "kekuasaan yang merdeka" dalam Pasal 24 UUD NRI 1945 dengan doktrin Al-Mawardi mengenai pembebasan lembaga peradilan dari pengaruh eksekutif. Meskipun terdapat perbedaan sumber kedaulatan, integritas moral dan profesionalisme hakim yang ditekankan AlMawardi menjadi instrumen krusial dalam mendukung politik hukum nasional yang berorientasi pada keadilan substantif. Kesimpulannya, pemikiran AlMawardi tetap relevan sebagai fondasi etis dan pengayaan teoretis bagi transformasi sistem peradilan modern di Indonesia.