Putra, Dhimas Aditya Pratama
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI OPTIMALISASI PENGELOLAAN BARANG MILIK NEGARA IDLE PADA DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN NEGARA Putra, Dhimas Aditya Pratama; Nurhayati, Laily; Rahman, Abdul
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 9 No 2 (2026): PAPATUNG Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/japp.v9i2.1627

Abstract

Pengelolaan aset negara yang optimal penting untuk meningkatkan efisiensi keuangan, namun masih terdapat aset yang tidak dimanfaatkan sehingga menimbulkan biaya pemeliharaan dan risiko penurunan nilai. Penelitian ini bermaksud untuk mengkaji implementasi manajemen aset yang belum dimanfaatkan, mengidentifikasi berbagai hambatan yang dialami, serta merumuskan strategi optimalisasi di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan terkait serta diperkuat oleh studi dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan manajemen strategis untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang berdampak terhadap pengelolaan aset. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan aset telah dilaksanakan sesuai dengan regulasi dan siklus yang berlaku. Namun, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan integrasi sistem informasi, keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, resistensi instansi, serta permasalahan legalitas dan penggunaan aset. Di sisi lain, terdapat peluang melalui penguatan peran kelembagaan, kerja sama lintas sektor, dan dukungan terhadap program prioritas pemerintah. Kesimpulannya, optimalisasi pengelolaan aset dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas inventarisasi berbasis sistem terintegrasi, penguatan koordinasi, pengembangan skema pemanfaatan, serta peningkatan kapasitas kelembagaan untuk mendukung efisiensi pengelolaan keuangan negara.