Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Internalisasi Nilai-Nilai Islam dalam Kultur Sekolah: Pendekatan PAl Berbasis Proyek Husnul Khotimah; Fauziana Ulfi; Gusmaneli
ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/aladalah.v3i4.1678

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) in schools holds a strategic function in shaping students’ Islamic character, which is closely related to the internalization of values through daily educational culture. Character formation is not limited to cognitive understanding of religious teachings, but is strengthened through habitual practice, social interaction, and reflective experience within the school environment. Project-Based Learning (PjBL) offers a relevant approach for encouraging value embodiment, as it provides meaningful learning activities that connect religious concepts with real-life applications. Collaborative projects, such as social service initiatives, environmental care movements, or mosque stewardship programs, facilitate the development of empathy, responsibility, and spiritual awareness. The internalization process becomes more effective when supported by a school culture that consistently displays Islamic values through teacher role modelling, institutional policies, and participatory student activities. Therefore, strengthening Islamic character requires the integration of PjBL with school-wide cultural practices, collaborative educational relationships, and continuity between school and family environments, forming a comprehensive ecosystem of value education.
Implementasi Kolaborasi Model Problem Based Learning dan Cooperative Learning dalam Pembelajaran PAI untuk Meningkatkan Keterampilan Abad 21 siswa Fauziana Ulfi; Tsaniya Wahida Salima; Gusmaneli Gusmaneli
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2026): April
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi kolaborasi model Problem Based Learning dan Cooperative Learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk meningkatkan keterampilan abad 21 peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber ilmiah, seperti buku, jurnal, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kolaborasi kedua model pembelajaran tersebut dapat menciptakan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Penerapan Problem Based Learning mendorong kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, sedangkan Cooperative Learning memperkuat kemampuan komunikasi dan kerja sama siswa. Integrasi kedua model tersebut berkontribusi dalam pengembangan keterampilan abad 21, meliputi berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi, serta menjadikan pembelajaran PAI lebih inovatif dan kontekstual. Dengan demikian, kolaborasi kedua model pembelajaran ini dapat menjadi alternatif strategi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI sesuai tuntutan pendidikan abad 21.