Talita Syahda Azalia Ramadhani
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kewarganegaraan Ganda dalam Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam: Analisis Normatif-Komparatif Azahra Zakiyatu Salamah; Clarissa Soffi’ Otama; Ratna Yulaika Dwi Yulianti; Talita Syahda Azalia Ramadhani; Syifa Aulia Putri Pramesti
ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/aladalah.v3i4.1692

Abstract

The phenomenon of dual citizenship has become increasingly significant in the era of globalization, where human mobility across borders is rising and international relations are becoming more interconnected. This study seeks to examine dual citizenship from the perspective of Indonesian positive law and Islamic law using a normative-comparative approach. Under Indonesian positive law, citizenship is governed by Law No. 12 of 2006, which essentially upholds the principle of single citizenship, with limited exceptions granted to children born from mixed marriages. In contrast, within Islamic law, citizenship is understood not merely as a legal status but also as a moral and social relationship grounded in the principles of justice, public welfare (maslahah), and the protection of human rights, as reflected in the maqasid al-shariah. The findings indicate that although differences in principle exist between Indonesian positive law and Islamic law, both share a common objective—to preserve the unity of the state and promote the well-being of its people. Therefore, harmonization between these two legal systems is essential through a dialogical and inclusive approach, ensuring that dual citizenship policies are implemented fairly, effectively, and in alignment with the socio-cultural values of Indonesian society.
Hubungan Intensitas Penggunaan Game Online Berbasis Smartphone Dengan Tingkat Nomophobia Pada Mahasiswa Nida Nur Hidayati; Nabilah Rahmawati; Talita Syahda Azalia Ramadhani
RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2026): RUMI (Rumah Ilmiah Jurnal Multidisiplin) (Juni)
Publisher : RUMI: Rumah Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas penggunaan game online berbasis smartphone dengan tingkat nomophobia pada mahasiswa. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui kuesioner daring kepada 20 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game online menjadi aktivitas utama mahasiswa dalam mengisi waktu luang dengan frekuensi yang cukup tinggi. Intensitas bermain game online berpengaruh terhadap perilaku akademik, seperti kecenderungan menunda tugas dan menurunnya efektivitas penyelesaian tugas. Selain itu, penggunaan smartphone secara berlebihan meningkatkan ketergantungan terhadap perangkat yang berpotensi memicu nomophobia. Dengan demikian, terdapat hubungan antara intensitas penggunaan game online berbasis smartphone dengan tingkat nomophobia pada mahasiswa. Semakin tinggi intensitas penggunaan, semakin besar kecenderungan ketergantungan terhadap smartphone.