This study aims to determine the effect of barrier hops training on increasing the leg muscles of the jumping bolavoli smash technique. The research method used is an experiment with a one-group pretest-posttest design. The population in this study were members of the extracurricular bolavoli of SMKN 2 Banjar, Ciamis Regency with a sample of 20 people selected using purposive sampling technique. The instrument used to measure leg muscle explosive power is the standing broad jump test. Data analysis using paired sample t-test. The results showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000, which is smaller than the reference significance value of 0.05. This indicates that there is a significant effect of barrier hops training on increasing the jumping leg muscles of the bolavoli smash technique.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan barrier hops terhadap peningkatan otot tungkai loncatan teknik smash bolavoli. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota ekstrakurikuler bolavoli SMKN 2 Banjar Kabupaten Ciamis dengan sampel sebanyak 20 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur daya ledak otot tungkai adalah tes standing broad jump. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari nilai signifikansi acuan 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat pengaruh signifikan latihan barrier hops terhadap peningkatan otot tungkai loncatan teknik smash bolavoli.