Islamic Fashion Institute (IFI) merupakan institusi pendidikan yang berfokuspada fashion muslim dan secara aktif memanfaatkan Instagram sebagai platformutama dalam menyampaikan komunikasi digital. Dalam kurun waktu beberapa tahunterakhir, performa akun Instagram IFI mengalami penurunan baik dari sisi kualitasvisual maupun keterlibatan audiens yang turut berdampak pada menurunnya minatpendaftaran calon siswa. Kondisi ini menunjukkan bahwa strategi digital marketingyang diterapkan belum berjalan secara optimal, serta belum didukung oleh pedomankomunikasi visual yang terarah dan konsisten. Penelitian ini bertujuan merancangstrategi visual yang efektif dan searah dengan karakteristik target audiens untukmemperkuat citra brand dan meningkatkan interaksi di platform Instagram. Prosesperancangan menggunakan pendekatan design thinking yang terdiri atas lima tahap:emphatize, define, ideate, prototype, dan test. Teknik pengumpulan data dilakukanmelalui wawancara, observasi, serta penyebaran kuesioner untuk mendapatkanpemahaman mendalam mengenai permasalahan serta kebutuhan pengguna. Hasildari proses ini meliputi rancangan media utama seperti brand guideline,perencanaan konten, struktur dan template konten, hingga konten visual untukInstagram (feeds, reels, dan story). Tak hanya itu, turut dikembangkan pula mediapendukung seperti billboard, brosur, gantungan kunci, dan totebag sebagairepresentasi visual brand dalam ruang offline. Perancangan ini diharapkan mampu memperkuat strategi digital marketing IFI melalui penyampaian visual yang konsisten, menarik, dan profesional di mata audiens. Kata kunci: design thinking, Islamic Fashion Institute, konten sosial media, pemasaran digital