Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konseling Islam Sebagai Pendekatan Peningkatan Kesehatan Mental Remaja di Madrasah Aliyah: Systematic Literature Review Nurul Jami’ah; Rista Aulin; Selinda Triana; Sukma
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.5922

Abstract

Kesehatan mental remaja di Madrasah Aliyah merupakan permasalahan mendesak yang memerlukan pendekatan intervensi berbasis nilai-nilai keislaman yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti-bukti empiris mengenai implementasi dan efektivitas konseling Islam dalam menangani problematika kesehatan mental remaja di Madrasah Aliyah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada enam basis data ilmiah (Google Scholar, DOAJ, SINTA, Scopus, ERIC, EBSCO) dan menghasilkan 28 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, terdiri dari 16 artikel jurnal nasional terindeks SINTA 1-2 dan 12 artikel internasional terindeks Scopus, yang diterbitkan pada periode 2019-2024. Hasil thematic synthesis mengidentifikasi tujuh tema utama: (1) tingginya prevalensi masalah kesehatan mental pada siswa Madrasah Aliyah pasca pandemi; (2) superioritas konseling Islam integratif dibandingkan konseling konvensional dalam menurunkan kecemasan dan depresi; (3) efektivitas ibadah praktis (dzikir, tilawah Al-Qur'an, shalat) sebagai modalitas terapeutik berbasis neurosains spiritual; (4) kesenjangan kompetensi konselor dalam penerapan konseling Islam secara terstruktur; (5) keunggulan Islamic group counseling sebagai intervensi cost-effective; (6) peran krusial keterlibatan keluarga dalam keberhasilan program konseling; dan (7) perlunya model konseling Islam yang terintegrasi dan berbasis bukti untuk konteks madrasah. Penelitian ini menghasilkan Model Konseling Islam Integratif untuk Madrasah Aliyah (MKIMA) yang terdiri atas empat komponen: asesmen holistik-Islami, intervensi terapeutik integratif, pemberdayaan lingkungan, dan evaluasi berbasis outcome. Temuan ini memberikan implikasi signifikan bagi pengembangan kurikulum BKPI, standar kompetensi konselor madrasah, dan kebijakan layanan bimbingan konseling berbasis nilai Islam di Indonesia.