Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TEKNIK PERAWATAN AC SPLIT UNTUK KARANG TARUNA DESA TANJUNG, BANYUSARI, KARAWANG Nana Rahdiana; Ujang Ahmad Khoirudin; Sukma; Erna Fatimah
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol 4 No 2 (2022): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.694 KB) | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v4i2.2781

Abstract

Desa Tanjung adalah salah satu desa dari 12 desa yang masuk dalam wilayah administratif kecamatan Banyusari, kabupaten Karawang, provinsi Jawa Barat. Karang taruna desa Tanjung yang mayoritas anggotanya generasi muda usia produktif, namun belum berkiprah secara maksimal. Oleh karena itu dibutuhkan pembekalan bagi karang taruna berupa pelatihan-pelatihan keterampilan, kewirausahaan, manajemen bisnis, koperasi, dan lain-lain. Dengan pelatihan-pelatihan semacam itu diharapkan semangat dan motivasi anggota karang taruna dapat terpacu sehingga akan muncul unit-unit bisnis/ usaha yang baru dan dapat memberdayakan masyarakat setempat yang pada akhirnya akan meningkatkan tingkat perekonomian masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, penulis bersama beberapa dosen dan mahasiswa program studi Teknik Industri, Universitas Buana Perjuangan Karawang, mencoba memberikan pelatihan keterampilan atau skill kepada para anggota karang taruna desa Tanjung. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah, selain kegiatan dosen dalam Tridarma Perguruan Tinggi, juga membantu program pemerintah khususnya pemerintah desa Tanjung, kecamatan banyusari, kabupaten Karawang dalam mewujudkan program kerja desa menuju “Desa yang Maju, Makmur, dan Mandiri”. Kata Kunci: Desa Tanjung, Desa yang Maju Makmur Mandiri, Karang Taruna, Pelatihan AC Tanjung Village is one of 12 villages included in the administrative area of ​​Banyusari sub-district, Karawang district, West Java province. The Tanjung village youth group whose members are mostly young people of productive age, but have not been active optimally. Therefore, it is necessary to provide training for youth organizations in the form of skills training, entrepreneurship, business management, cooperatives, and others. With such trainings, it is hoped that the enthusiasm and motivation of the youth organization members can be stimulated so that new business/business units will emerge and can empower the local community which in turn will increase the level of the community's economy. Through community service activities, the author together with several lecturers and students of the Industrial Engineering study program, Universitas Buana Perjuangan Karawang, tried to provide skills training to members of the Tanjung village youth group. The purpose of this community service activity is, in addition to lecturer activities in the Tridarma of Higher Education, it also helps government programs, especially the Tanjung village government, Banyusari sub-district, Karawang district in realizing village work programs towards "Advanced, Prosperous, and Independent Villages". Keywords: Tanjung Village, Prosperous Independent and Developed Village, Youth Organizations, AC Training.
PENERAPAN TEORI EPISTEMOLOGY KONSTRUKTIVISME PADA SISTEM PEMBELAJARAN DARING (SPADA) INTERAKTIF Sukma; Arlin Adam
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 3 No. 2 (2024): Juni: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v3i2.1275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang penerapan teori konstruktivisme yang terkait dengan Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) interaktif di Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Pejuang Republik Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review. Metode ini digunakan untuk memberikan gambaran penerapan teori konstruktivisme dalam pembelajaran daring interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengumpulkan data dengan menggunakan beberapa teknik Penggumpulan dari hasil penelitian terkait yaitu tentang Penerapan Teori Epistemology Konstruktivisme pada Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) interaktif. Hasil dari penelitian ini, Mahasiswa dapat mengonstruksi pemahamannya melalui pembelajaran daring dengan berbantuan media whatsapp seperti mengajukan pertanyaan melalui chat, atau voice note, mengerjakan tugas secara langsung melalui share link dari Dosen, memberikan feedback atau koreksi ke Mahasiswa dengan melampirkan bukti screenshoot, dan menyimpulkan materi secara bersama-sama dengan meminta Mahasiswa mengirimkan foto hasil rangkuman materi dan dibagikan pada chat grup, serta Dosen menambahkan, menjelaskan dengan disertai lampiran materi berupa doc, PPT, dan e-modul. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui penerapan teori konstruktivisme dalam pembelajaran daring menunjukkan proses interaktif yang sangat baik antara dosen dan Mahasiswa.
KAJIAN STRUKTURALISME GENETIK PADA NOVEL “JAKARTA SEBELUM PAGI” KARYA ZIGGY ZEZSYAZEOVIENNAZABRIZKIE Nita Nurhayati; Fika Aulia; Elysa Febriyanti; Irey Damara; Hesti Nurlinda; Pemmy Meisya Kumari; Saifi Maizan; Sukma
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 5 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Mei
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i5.316

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan struktural genetik dengan memfokuskan pada unsur instrinsik dan unsur genetik pada novel “Jakarta Sebelum Pagi” karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie. Tujuan penelitian untuk menganalisis unsur struktural genetik serta keterkaitan antarunsur dalam novel tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan unsur intrinsik dan genetik didalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema yang dimiliki adalah percintaan dibalut dengan misteri. Pengaluran dalam novel menggunakan teknik linier. Latar tempat yang digunakan dalam novel, yaitu di kota Jakarta, apartemen, Rumah Para Jompo, dan toko bunga. Novel ini berlatar waktu dini hari, pagi, siang, dan malam. Latar sosial pada novel, yaitu gambaran kehidupan masyarakat working class dengan kota Jakarta yang macet dan dipenuhi polusi. Tokoh utama dalam novel ini, yaitu Emina, Abel, dan Suki. Sementara, tokoh tambahan dalam novel ini, yaitu Pak Meneer, Nissa, Keiko, Datuk, Nenek, dan Nin. Sudut pandang yang digunakan adalah penceritaan intern dan ekstern. Gaya bahasa yang digunakan adalah hiperbola. Pengarang memberikan amanat pentingnya mempertahankan harga diri dan integritas pribadi dari lingkungan sekitar. Fakta kemanusiaan yang terdapat dalam novel ini adalah krisis gender dan masalah kesehatan yang serius. Pandangan dunia pengarang tergambar dari kritik mengenai kehidupan masyarakat di kota Jakarta.
Analisis Pembelajaran Remedial dan Pengayaan Pelajaran Matematika Kelas IV UPTD SD Negeri 30 Parepare Sukma; Syam, Natriani; Lukman
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 7 No 1 (2024): Maret
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v7i1.3463

Abstract

The purpose of this study is to identify mathematics class IV remedial and enrichment learning at UPTD SD Negeri 30 Parepare. using a qualitative descriptive research design in conjunction with a qualitative technique. The subjects is 11 student  and 1 teacher. Technical method is Interviews and documentation, and analysis employed are condensation, data display, and conclusion. According to the research findings, teachers have been able to identify students' strengths and problems in remedial and enrichment learning activities, create lesson plans, implement learning activities, and administer authentic assessments. Nevertheless, some students have not yet met the completion standards. This study concludes that the teacher  has completed every step. From all the learning stages that have been carried out, the results show that students' knowledge and grades in mastering the material have increased.
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Patch Ekstrak Getah Batang Pisang Ambon Sebagai Penyembuh Luka Sayat Sukma; Nuralim, Bili
Jurnal Medika Farmaka Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Medika Farmaka
Publisher : LP4M STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/jmedfarm.v1i3.14

Abstract

Introduction: Bananas are fruit that is easily obtained and high nutritional value. Ambon banana stem sap contains flavonoid compounds that are used to accelerate wound healing. The purpose of this study was to make a patch preparation from Ambon banana stem latex extract. Method: The type of research uses an experimental method by making several patch formulas containing Ambon banana stem latex extract with a concentration of 0%, 30%, 35%and 40%. And physical evaluation of the patch preparation includes organoleptic tests at temperatures (1º-4ºC), (25º-28ºC) and (40ºC), uniformity of weight, pH, thickness and fold resistance Result: The physical evaluation results show storage at temperatures (25º-28ºC) better and more stable, especially in organoleptic tests because they do not experience changes in shape, odor and color. The weighing uniformity test of all concentrations has an average uniformity of 0.07 and 0.08 grams. All stable formulas have a pH of 6 and in accordance with the requirements of the skin pH of 4.5-6.5. Patch thickness test concentration 0% 0.06 µm, concentration of 30%; 35 % 0.07 µm, and concentration of 40 % 0.07 µm. All concentrations meet the fold requirements ≥ 200 times the fold Conclusion Based on all physical evaluation tests conducted concentrations of 35 % and 40 % are the best and most stable preparations.
Penamaan Rumah Makan di Kabupaten Rokan Hulu : Kajian Lanskap Linguistik Sukma; Mulyadi; Pujiono, Mhd.
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v8i1.12701

Abstract

Penamaan pada nama rumah makan tidak hanya berfungsi sebagai penanda lokasi, tetapi juga merefleksikan nilai budaya, sejarah, serta identitas sosial sebuah komunitas. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam pemahaman mengenai bagaimana proses penamaan ini berlangsung dan faktor-faktor apa saja yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk lingual dan nilai-nilai budaya pada penamaan rumah makan di Kabupaten Rokan Hulu menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan lanskap linguistik dan konsep nilai budaya. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan metode padan dengan teknik Pilah Unsur Penentu dan daya pilah referensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bentuk lingual dalam papan berdasarkan variasi bahasa terbagi dua, yaitu monolingual (Bahasa Indonesia, Minang, Arab, Mandailing, Jawa, Inggris, Melayu, Batak) dan bilingual (Indonesia – Melayu, Indonesia – Batak, Indonesia – Arab, Indonesia – Mandailing, Indonesia – Minang, Indonesia – Karo, dan Indonesia - Ocu) serta struktur bahasa berupa kata (kata dasar, kata majemuk, kata imbuhan, kata ulang, dan singkatan) dan frasa (frasa nomina, frasa verba, dan frasa adjektiva) dan (2) nilai budaya yang ditemukan yaitu nilai identitas, nilai harmoni, nilai kekeluargaan, nilai religius, nilai harapan, nilai solidaritas, dan nilai nasionalisme.
Application of Time Token Learning Model in Speaking Skill of Grade VIII Students at Junior High School Dilga, Fahra; Ulfah; Sukma; Juniati
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 1 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i1.6703

Abstract

This study aims to describe the application of the Time Token learning model of students' speaking skills in Indonesian language subjects. The method used in this research is descriptive method with mixed research type of leatherative and quantitative. The research subjects were students of class VIII H SMP Negeri 9 Palu totaling 32 people, selected through simple random sampling technique. Data collection techniques used included observation, and documentation. The instruments used consisted of teacher and student activity observation sheets, as well as assessment of students' speaking skills through student learning outcomes data. The results showed that the teacher observation sheet was classified as very good, the student observation sheet also showed very effective results with a value of 91%, while the data on student learning outcomes in speaking skills reached 83 with a good category. These findings indicate that the application of the Time Token model is able to encourage equal distribution of speaking opportunities, increase student courage, and support active and structured speaking skills.
PENGENALAN SEX EDUCATION PADA ANAK USIA DINI MELALUI ANIMASI KU JAGA DIRIKU DI TK TUNAS BANGSA SIGI Sukma; Saguni, Fatimah; Ufiyah Ramlah
Ana' Bulava: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD), Instutut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/abulava.Vol6.Iss1.188

Abstract

Penelitian ini membahas tentang "Pengenalan Sex education Pada Anak Usia Dini Melalui Animasi Kujaga Diriku Di TK Tunas Bangsa Sigi". Penelitian ini berdasarkan dari rumusan masalah yaitu: Bagaimana pengenalan Sex education pada anak usia dini melalui animasi ku jaga diriku dan apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam pengenalan Sex education pada anak usia melalui animasi ku jaga diriku. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di TK Tunas Bangsa Sigi tepatnya di jalan Trans Palu Pololo. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi,wawancara, dan dokumentasi, kemudian dalam analisis datanya menggunakan teknik reduksi data (mengamati), penyajian data (analisis), dan verifikasi data (kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengenalan Sex education pada anak usia dini di TK Tunas Bangsa Sigi meliputi beberapa tahapan: tahap pengenalan topik, tahap pemutaran video, tahap evaluasi, adapun hambatan yaitu: kurangnya media yang memadai tidak adanya guru pendamping, anak-anak mudah bosan, sedangkan faktor pendukung yaitu ketersediaan media, anak-anak antusias, kreativitas guru. Implikasi penelitian ini disarankan kepala sekolah perlunya ada tambahan tenaga guru di TK Tunas Bangsa Sigi agar proses pembelajaran berjalan dengan maksimal terutama dalam pengenalan sex education .dan juga disarankan guru agar kreativitasnya perlu di tingkatkan lagi dalam pengenalan Sex education agar anak-anak tidak bosan ketika pemutaran video animasi berlangsung serta anak menonton dengan tenang dan tidak bosan.
Analisis Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kelurahan Layana Indah: Analysis of Non-Cash Food Assistance Distribution on the Welfare of the Layana Indah Village Community Sukma
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 5: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7588

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terhadap kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Layana Indah, dengan fokus pada penerapan indikator 6T (Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, Tepat Waktu, Tepat Harga, Tepat Kualitas, dan Tepat Administrasi). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan perangkat kelurahan, penerima manfaat, dan tokoh masyarakat, serta observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif, dimulai dari reduksi data, penyajian data naratif, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan jumlah penerima bantuan dari 413 KK pada 2021 menjadi 528 KK pada 2023. Namun, implementasi program masih menghadapi beberapa tantangan. Aspek tepat sasaran terkendala akurasi data dan pemahaman kriteria penerima. Tepat jumlah belum sepenuhnya ideal karena bantuan seragam tidak mengakomodasi variasi kebutuhan dan fluktuasi harga. Sistem tunai memberikan fleksibilitas, tetapi memunculkan tantangan terkait tepat harga dan kualitas. Meskipun penyaluran umumnya tepat waktu, kendala teknis dan administratif masih terjadi. Aspek administrasi telah berjalan cukup baik, namun perlu peningkatan dalam keakuratan data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun program memberikan dampak positif, perbaikan dalam implementasi, khususnya pemenuhan indikator 6T, diperlukan untuk memaksimalkan efektivitasnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
The Employability of Graduates from the Chinese Language and Culture Program at Hasanuddin University in the Workforce: A Tracer Study Analysis and Its Relevance to 21st-Century Skills Sukma; Andi Filsah Muslimat; Ria Riski Marsuki
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v8i1.23506

Abstract

This study examines the employability of graduates from the Chinese Language and Culture Program at Hasanuddin University, focusing on their career outcomes and the relevance of 21st-century skills in the workforce. Using a tracer study methodology, data was collected from 44 graduates (64.7% response rate) through surveys and interviews. The findings reveal a 72.73% employment rate, with most graduates securing roles as translators/interpreters or Chinese teachers, primarily in the private sector. Key factors influencing employability include communication skills, industry demand for Mandarin proficiency, and practical training. However, 27.27% of graduates remain unemployed, citing further education or difficulty finding suitable jobs as the primary reasons. The study highlights the need for curriculum enhancements and stronger university-industry partnerships to better align graduates' skills with labor market demands.