Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Produksi Sapi Bali Melalui PKM Kolaborasi Penguatan Kapasitas Peternak di Kelurahan Watulondo Kecamatan Puuwatu Kota Kendari La Ode Nafiu; Musram Abadi; Safitri; Hairil Adzuliyatno Hadini; Anindyaningrum Zainal Putri; Surahmanto; Gerhana
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1837

Abstract

Penguatan kapasitas dalam suatu kelompok ternak sapi Bali merupakan kunci dalam meningkatkan produksi sapi Bali. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kolaborasi Fakultas Peternakan UHO dan STIPER Kendari bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peternak dalam memproduksi sapi Bali melalui PKM kolaborasi penguatan kapasitas peternak di Kelurahan Watulondo Kecamatan Puuwatu Kota Kendari. Lokasi kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Watulondo Kecamatan Puuwatu Kota Kendari dengan peserta terdiri dari berbagai unsur penting, di antaranya 5 orang Tim Ahli dari Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo (UHO) dan 1 orang dari Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kendari, 15 orang Peternak dari Kelompok Mitra Longgida Bersatu, 5 orang Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta beberapa perwakilan pemerintah kelurahan Watulondo. Kegiatan yang dilaksanakan dalam PKM Kolaborasi yaitu sosialisasi dan bimbingan teknis tentang peningkatan produksi sapi Bali melalui penguatan kapasitas peternak sehingga metode pendekatan yang disepakati untuk mengatasi permasalahan dibagi menjadi dua metode kegiatan yaitu kegiatan non fisik dan kegiatan fisik. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif. Hasil yang di peroleh menunjukkan bahwa pengetahuan peternak menjadi 80% dalam hal pemilihan sapi bali penjantan dan induk sapi bali, 100% dalam membuat pupuk kandang, dan 100% dalam menggunakan mesin pencacah rumput. Oleh karena itu penting tindaklanjut dari peternak mitra untuk mengembangkan ternak sapi Bali yang mereka miliki dengan perlunya dukungan dari pemerintah setempat.