Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam bidang Desain Komunikasi Visual (DKV) semakin penting, namun kemampuan siswa dalam menyusun instruksi (prompt) yang efektif masih terbatas. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan siswa dalam memanfaatkan AI melalui pelatihan prompt engineering berbasis model CORE (Context, Objective, Role, Expectation). Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi interaktif, demonstrasi penggunaan berbagai platform AI, praktik langsung penyusunan prompt, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Kegiatan dilaksanakan pada 26 siswa kelas XI DKV di SMKS Mulia Hati Insani. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada seluruh aspek yang diukur. Rata-rata skor peserta meningkat dari 51% pada pretest menjadi 86% pada posttest, dengan peningkatan sebesar 35%. Peningkatan tertinggi terdapat pada aspek pemahaman AI generatif untuk desain (40%), diikuti kemampuan menyusun prompt efektif (37%), pemahaman konsep dasar AI (33%), dan minat penggunaan AI dalam pembelajaran (30%). Selain itu, lebih dari 85% peserta mengalami peningkatan skor di atas 30 poin. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu menyusun prompt yang lebih terstruktur dan menghasilkan output desain yang sesuai dengan kebutuhan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis model CORE efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam penggunaan AI untuk proses kreatif. Meskipun demikian, keterbatasan perangkat dan akses internet masih menjadi tantangan dalam pelaksanaan kegiatan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan program lanjutan yang terintegrasi dalam pembelajaran untuk mendukung pemanfaatan AI secara berkelanjutan.