Sari, Wulan Mufita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Guru Dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara melalui Kegiatan Bermain "Siapa Saya” Sari, Wulan Mufita; Rahayunita, Cicilia Ika; Anggraini, Henni
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2642

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan fondasi penting dalam perkembangan bahasa dan kesiapan bersosialisasi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara anak usia 3–4 tahun di KB Al-Barokah melalui implementasi kegiatan bermain “Siapa Saya” dalam kerangka Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan model siklus reflektif Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 13 anak yang dipilih secara purposif berdasarkan observasi awal yang menunjukkan keterbatasan dalam aspek verbal. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru, serta dokumentasi foto dan video untuk memastikan kelengkapan bukti empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi awal kemampuan berbicara anak masih rendah. Setelah dilakukan intervensi pada siklus pertama, terjadi peningkatan kemampuan berbicara anak melalui pengenalan aturan permainan dan penggunaan media pendukung. Pada siklus kedua, setelah dilakukan perbaikan strategi guru terutama dalam memberikan motivasi dan contoh berbicara yang lebih jelas, kemampuan berbicara anak mengalami peningkatan yang lebih optimal dan telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain “Siapa Saya” yang difasilitasi secara efektif oleh guru terbukti mampu meningkatkan keterampilan berbicara, keberanian verbal, serta interaksi sosial anak usia dini.