ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana nilai kebijaksanaan lokal diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah dasar serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi perkembangan karakter anak pada abad ke-21. Data dikumpulkan di SDN Kartini 5 melalui observasi, wawancara, dan pencatatan melalui metode kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan penerapan prinsip kebijaksanaan lokal seperti kerja sama, tanggung jawab, empati, dan toleransi memiliki dampak positif terhadap perkembangan karakter moral dan sosial siswa. Dengan menghubungkan ide-ide akademik dengan nilai-nilai budaya, pendekatan pembelajaran kontekstual seperti etnomatematika dan program Profil Siswa Pancasila (P5) dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap warisan budaya. Kerja sama antara pendidik, orang tua, dan masyarakat dapat meningkatkan internalisasi nilai-nilai ini meskipun menghadapi hambatan seperti ketimpangan ekonomi-sosial dan rendahnya keterlibatan orang tua. Dengan mempertimbangkan segala hal, memasukkan pengetahuan lokal ke dalam kelas membantu mengembangkan siswa yang berbudaya, patriotik, dan fleksibel dalam menghadapi tantangan global. Kata Kunci: Kearifan lokal, Pendidikan karakter, Sekolah dasar, Profil Siswa Pancasila, Nasionalisme. ABSTRACT The purpose of this study is to describe how local wisdom values are integrated into the elementary school curriculum and how this affects the development of 21st-century character in children. Data were collected at SDN Kartini 5 through observation, interviews, and recording using descriptive qualitative methods. The results show that the application of local wisdom principles such as cooperation, responsibility, empathy, and tolerance has a positive impact on students' moral and social character development. By connecting academic ideas with cultural values, contextual learning approaches such as ethnomathematics and the Pancasila Student Profile (P5) program can foster a sense of nationalism and love for cultural heritage. Cooperation between educators, parents, and the community can enhance the internalization of these values despite obstacles such as socioeconomic inequality and low parental involvement. All things considered, incorporating local knowledge into the classroom helps develop students who are cultured, patriotic, and flexible in facing global challenges. Keywords: Local wisdom, Character education, Elementary school, Pancasila Student Profile, Nationalism.