Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPAS berbasis kearifan lokal “Daerahku Kebanggaanku” untuk meningkatkan rasa cinta tanah air siswa kelas V SD Swasta PAB 14 Klambir Lima Deli Serdang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih terbatasnya penggunaan bahan ajar yang mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran IPAS sehingga siswa kurang mengenal budaya daerahnya sendiri dan rasa cinta tanah air belum berkembang secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri atas tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Swasta PAB 14 Klambir Lima yang berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes. Instrumen penelitian terdiri atas lembar validasi ahli materi, ahli media, ahli bahasa, angket respon siswa, angket respon guru, serta tes pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan analisis persentase dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar IPAS berbasis kearifan lokal memperoleh kategori layak berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Hasil respon siswa dan guru menunjukkan bahwa bahan ajar praktis digunakan dalam pembelajaran. Selain itu hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan rasa cinta tanah air siswa setelah menggunakan bahan ajar berbasis kearifan lokal. Dengan demikian bahan ajar IPAS “Daerahku Kebanggaanku” dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan rasa cinta tanah air siswa sekolah dasar.