This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fisika FLUX
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Korelasi Berat Badan dengan Size Spesific Dose Estimate dan Dosis Efektif pada CT Scan Abdomen Bilqiis, Mahdelia Aqiilah; Wibowo, Kusnanto Mukti; Rahardian, Arga Pratama; supriyadi, Supriyadi; Utami, Hersnastiti Sedya
Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Vol 23, No 1 (2026): Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v23i1.25330

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi korelasi antara berat badan, Size-Spesific Dose Estimate (SSDE), dan dosis efektif pada pemeriksaan Computed Tomography (CT) scan abdomen di instalasi RSU Dadi Keluarga. Keterbatasan parameter dosis konvesional seperti CTDlvol dan DLP yang bersifat phantom based dan kurang merefleksikan variasi anatomi pasien khususnya pada populasi lokal menjadi salah satu alasan mengapa hal ini perlu dievaluasi. SSDE dikembangkan untuk meningkatkan akurasi estimasi dosis dengan mempertimbangkan dimensi tubuh sementara berat badan telah diusulkan sebagai prediktor praktis diameter efektif. Data dikumpulkan dari pasien dewasa yang menjalani CT abdomen non-kontras pada periode Januari-Oktober 2025 menggunakan consecutive sampling. SSDE dihitung dengan mengalikan CTDIvol dan faktor konversi AAPM Report 204. Dosis efektif diperoleh melalui perkalian DLP dan koefisien k dari ICRP 103. Analisis dilakukan menggunakan SPSS 27 melalui uji korelasi dan regresi untuk mengetahui kontribusi variabel independent. Hasil menunjukkan variasi korelasi dengan nilai koefisiensi berturut turut SSDE (r=0,392) dan dosis efektif (r=0,401). Hasil analisis uji simultan pada kedua variabel menunjukan bahwa diameter efektif yang memberikan kontribusi signifikan sebagai prediktor dosis. Penelitian ini berkontribusi dalam memvalidasi implementasi standar internasional AAPM pada populasi lokal