Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Nilai Nutrisi Hijauan Makanan Ternak di Lahan Persawahan Kecamatan Pandawai Pambarandima, Eric Mutu; Hambakodu, Marselinus
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Vol. 9 No. 1 (2026): JNT Jurnal Nutrisi Ternak Tropis March
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jnt.2026.009.01.6

Abstract

Hijauan di lahan persawahan merupakan salah satu pakan ternak ruminansia yang dimanfaatkan sebagai pakan utama ternak pada musim kemarau di Kabupaten Sumba Timur. Pemahaman potensi nilai nutrisi yang dikandung rumput di lahan perswahan sangat terbatas. Penelitian bertujuan untuk mengetahui nilai nutrisi hijauan makanan ternak di lahan persawahan Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur. Penelitian dilaksanakan pada musim kemarau yakni antara bulan Juni sampai Agustus 2021. Penelitian menggunakan metode survei langsung di lapangan dengan menggunakan alat kuadran. Uji kandungan nutrisi menggunakan metode uji proksimat AOAC (1990), sedangkan uji kandungan fraksi seratb menggunakan metode Van Soest (1994). Data yang diperoleh diuji secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai nutrisi terbaik ditinjau dari kandungan protein kasar dan serat kasar untuk rumput alam yakni rumput Cyperus sphalelatus PK 16,10% dan SK 18,73%, Panicum repens PK 13,39% dan SK 22,38%, Echinochios colona PK 11,71% dan SK 16,51%, Leptochioa filiformis PK 11,48% dab SK 22,37% dan Leersia hexandra PK 11,23% dan SK 23,06%; sedangkan jenis leguminosa yakni Indogofera tinctoria PK 19,38% dan SK 7,01%, Sesbania bispinosa PK 18,70% dan SK 9,60%,  Chamaecrista mimosoides (L) PK 17,99% dan SK 7,86%, Desmodium Sp PK 16,25% dan SK 19,77%, dan Peuraria phaseoloides PK 15,21% dan SK 24,16%. Kesimpulan, rumput alam potensial terdapat 5 spesies yaitu Cyperus sphalelatus, Panicum repens, Echinochios colo, Leptochioa filiformis, Leersia hexandra; sedangkan leguminosa potensial terdapat 5 jenis yaitu Indogofera tinctoria, Sesbania bispinosa, Chamaecrista mimosoides, Desmodium Sp, Peuraria phaseoloides.