Sabandar, Velery Britney
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SENAM LANSIA DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI Sabandar, Velery Britney; Pitoy, Frendy Fernando
Klabat Journal of Nursing Vol. 8 No. 1 (2026): Nursing and Well-being Dynamics
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37771/kjn.v8i1.1467

Abstract

Hypertension is a condition commonly experienced by older adults. This disease can be both a cause and a consequence of heart-related problems. One non-pharmacological approach to help control blood pressure is through complementary therapy, such as elderly exercise programs. This study aimed to examine the effect of elderly exercise on blood pressure among hypertensive older adults.This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest format. The sample was selected through purposive sampling, involving 12 participants. The intervention consisted of elderly exercise sessions conducted four times over a two-week period, with each session lasting 30 minutes.The results showed that the mean systolic blood pressure before the intervention was in the stage 1 hypertension category (mean = 146.4 mmHg; SD = 26.08), while the mean diastolic blood pressure was categorized as pre-hypertension (mean = 82.1 mmHg; SD = 13.6). After the intervention, the mean systolic blood pressure decreased to the pre-hypertension category (mean = 133.5 mmHg; SD = 23.06), and the mean diastolic blood pressure also decreased (mean = 80.0 mmHg; SD = 10.27).Statistical analysis revealed a significant difference in systolic blood pressure before and after the intervention (p = 0.022; mean difference = 12.92; SD = 16.74). However, no significant change was found in diastolic blood pressure (p = 0.398; mean difference = 2.17; SD = 8.53).In conclusion, elderly exercise is effective in reducing systolic blood pressure in older adults with hypertension but does not have a significant effect on diastolic blood pressure. Therefore, it is recommended that older adults engage in elderly exercise at least twice a week for 30 minutes to help maintain optimal blood pressure levels. Hipertensi adalah suatu penyakit yang sering dialami oleh para lansia. Penyakit ini dapat diakibatkan ataupun mengakibatkan oleh permasalahan jantung. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengendalikan tekanan darah adalah melalui terapi komplementer berupa senam lansia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh senam lansia terhadap perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen tipe one-group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 12 orang. Intervensi berupa senam lansia dilakukan sebanyak empat kali dalam periode dua minggu, dengan durasi setiap sesi selama 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah sistolik sebelum intervensi berada pada kategori hipertensi derajat 1 (mean = 146,4 mmHg; SD = 26,08), sedangkan tekanan darah diastolik berada pada kategori pra-hipertensi (mean = 82,1 mmHg; SD = 13,6). Setelah intervensi, rata-rata tekanan darah sistolik menurun ke kategori pra-hipertensi (mean = 133,5 mmHg; SD = 23,06), begitu pula tekanan darah diastolik (mean = 80,0 mmHg; SD = 10,27). Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,022; mean difference = 12,92; SD = 16,74). Namun, pada tekanan darah diastolik tidak ditemukan perubahan yang signifikan (p = 0,398; mean difference = 2,17; SD = 8,53). Disimpulkan bahwa senam lansia efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik pada lansia dengan hipertensi, namun tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tekanan darah diastolik. Oleh karena itu, lansia disarankan untuk rutin mengikuti senam lansia minimal dua kali dalam seminggu dengan durasi sekitar 30 menit guna membantu menjaga kestabilan tekanan darah.