Widyawati, Nurin
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN JUS NANAS DAN MADU TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI (DISMENORE) PADA REMAJA PUTRI DI SMP TRI TUNGGAL II SURABAYA setianingsih, yana agus; Widyawati, Nurin
Infokes Vol 8 No 02 (2018): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.868 KB)

Abstract

D Dismenore merupakan nyeri perut yang berasal dari kram uterus dan terjadi selama menstruasi. Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan  lebih dari 80% wanita usia subur mengalami dismenorea ketika haid, dan 67,2%nya terjadi pada kelompok umur 13-21 tahun (WHO, 2013). Dampak yang diakibatkan oleh dismenore primer berupa gangguan aktifitas seperti tingginya tingkat absen dari sekolah maupun kerja, serta aktivitas olahraganya. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh pemberian jus nanas dan madu  terhadap penurunan nyeri menstruasi (dismenore) pada siswi di SMP Tri Tunggal II Surabaya. Jenis penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen, dengan rancangan non equivalent control group pre test and post-test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Consecutive sampling berjumlah 32 dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan berjumlah 16 dan kelompok kontrol berjumlah 16. Tingkat dismenore primer diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis yang digunakan yaitu uji Wilcoxon dan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok perlakuan rata-rata tingkat nyeri sebelum diberikan jus nanas dan madu yaitu sebesar 3,58 dan sesudah pemberian jus nanas dan madu yaitu sebesar 2,12 dengan nilai p-value (0,000<0,05), sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata tingkat nyeri sebelum pemberian jus nanas dan madu yaitu sebesar 2,62 dan sesudah pemberian jus nanas dan madu yaitu sebesar 3,75 dengan nilai p-value (0,001<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat perbedaan penurunan nyeri menstruasi (dismenore) antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol.