Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Minyak Zaitun (Olive Oil) Terhadap Penyembuhan Ruam Popok Pada Bayi Usia 0 - 12 Bulan di Desa Sukobanah Kabupaten Sampang Madura Setianingsih, Yana Agus; Hasanah, Iradatul
Infokes Vol 7 No 02 (2017): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.887 KB)

Abstract

Babies often have skin problems because the oil glands are still not fully developed. Skin disorders in babies in Indonesia are the most common of which are diaper rash and prickly heat. Diaper rash is a skin problem in a closed area of ​​diapers that is often experienced by infants or children. Usually areas of the skin that often occur because of diaper rash around the buttocks and genitals. Diaper rash can also be caused by fungi and bacteria. The purpose of this study is to Know the Effect of Olive Oil on the healing of diaper Rash in infants aged 0-12 months. Pre-experimental research design in one group (one group pre test-post test). Samples in this study were 36 babies using purposive sampling sampling technique. Instrument used is observation sheet and analysis used is statistical test of Mc.Nemar. The results after obtaining intervention of olive oil obtained from 36 babies found that as many as 25 babies (69.4%) experienced healing, while 11 babies (21.6%) remained on light diaper rash. Result of analysis with Test of Mc.Nemar in get result with p = 0,000 <a = 0,05 meaning there is Effect of giving olive oil to cure diaper rash in baby 0-12 month. The conclusions of this study, especially mothers who have babies who have diaper rash. It is expected to increase the knowledge and prevention of diaper rash in infants with olive oil especially the problem of diaper rash so that mother can use the correct diaper in her child.
PENGARUH PEMBERIAN JUS NANAS DAN MADU TERHADAP PENURUNAN NYERI MENSTRUASI (DISMENORE) PADA REMAJA PUTRI DI SMP TRI TUNGGAL II SURABAYA setianingsih, yana agus; Widyawati, Nurin
Infokes Vol 8 No 02 (2018): Jurnal Info Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.868 KB)

Abstract

D Dismenore merupakan nyeri perut yang berasal dari kram uterus dan terjadi selama menstruasi. Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan  lebih dari 80% wanita usia subur mengalami dismenorea ketika haid, dan 67,2%nya terjadi pada kelompok umur 13-21 tahun (WHO, 2013). Dampak yang diakibatkan oleh dismenore primer berupa gangguan aktifitas seperti tingginya tingkat absen dari sekolah maupun kerja, serta aktivitas olahraganya. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh pemberian jus nanas dan madu  terhadap penurunan nyeri menstruasi (dismenore) pada siswi di SMP Tri Tunggal II Surabaya. Jenis penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen, dengan rancangan non equivalent control group pre test and post-test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Consecutive sampling berjumlah 32 dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan berjumlah 16 dan kelompok kontrol berjumlah 16. Tingkat dismenore primer diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis yang digunakan yaitu uji Wilcoxon dan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok perlakuan rata-rata tingkat nyeri sebelum diberikan jus nanas dan madu yaitu sebesar 3,58 dan sesudah pemberian jus nanas dan madu yaitu sebesar 2,12 dengan nilai p-value (0,000<0,05), sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata tingkat nyeri sebelum pemberian jus nanas dan madu yaitu sebesar 2,62 dan sesudah pemberian jus nanas dan madu yaitu sebesar 3,75 dengan nilai p-value (0,001<0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat perbedaan penurunan nyeri menstruasi (dismenore) antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol.    
Pelaksanaan Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Sebagai Bagian Dari Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Di Lingkungan Pendidikan (Studi Kasus Pada STIKES Di Kota Semarang) Yana Agus Setianingsih; Endang Wahyati Yustina; Endang Widyorini
SOEPRA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.365 KB) | DOI: 10.24167/shk.v1i1.1290

Abstract

Kebijakan KTR dibuat oleh Pemerintah yang bertujuan untuk menyeimbangkan hak perokok dan hak atas kesehatan. kebijakan KTR berkaitan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang memiliki tujuan sama yaitu untuk memperoleh derajat kesehatan yang maksimal. STIKES merupakan lingkungan pendidikan bidang kesehatan yang dapat menjadi ujung tombak terlaksananya kebijakan KTR.Metode pendekatan yang digunakan yuridis sosiologis, spesifikasi penelitian menggunakan deskriptif analitis. Aspek yuridis yang diteliti adalah ketentuan hukum tentang Kebijakan KTR dan PHBS. Aspek sosiologis yang diteliti yaitu pelaksanaan kebijakan KTR sebagai bagian dari PHBS di STIKES Kota Semarang. Kebijakan KTR di Kota Semarang diatur dalam Peraturan Bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 188 dan 7 Tahun 2011 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kawasan Tanpa Rokok, Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2013 tentang Kawasan tanpa rokok. Pelaksanaan kebijakan KTR di STIKES Kota Semarang telah dilaksanakan berdasarkan ketentuan perundang-undangan, namun belum optimal dikarenakan belum adanya peraturan internal dan sanksi belum ditegakkan.
PEMANFAATAN TOGA DALAM MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT DI ERA PANDEMI COVID 19 DI KELURAHAN GUNUNG ANYAR TAMBAK Alpian Jayadi; Suci Ferdiana; Yana Agus Setianingsih; Andi Firza Enggartafarma M; Fajri Mayataqillah; Ikrima Darojatul ‘Úlya; Intan Permata Sari; Mega Pratama Surya Ningsih; Novita Sari; Putri Dewi Susanti; Riandani Fadilah Sae; Ryan Stricnaricwari Wida P; Tharisa Berliana Salsabilla P
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah mengidentifikasi masalah kesehatan komunitas dan keluarga, menganalisis prioritas masalah di wilayah KKM, mengidentifikasi solusi masalah sesuai dengan bidang masing-masing (perawat, bidan dan gizi) sehingga dihasilkan penyelesaian secara komprehensif dan memberikan sosialisasi kepada warga RT 06 dan RT 07 RW 03 Gunung Anyar Tambak. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu metode wawancara terhadap informan yang kompeten. Data-data yang diperoleh kemudian di identifikasi dan diberikan solusi untuk setiap masalah yang ada. Kegiatan yang kami lakukan yaitu penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) dan sosialisasi pentingnya menjaga imun dikala pandemic. Kegiatan tersebut berhasil dilakukan, mendapat persetujuian dari pihak RT dan warga antuasias mengikuti kegiatan tersebut walaupun diadakan secara online.
Snacking Habits and Difficulty Eating (Picky Eater) Incidence in Preschool Children in East Java Tika, Zummatul Atika; Setianingsih, Yana Agus; Larasati, Lintang Ayu; Indriyani, Eny; Kunaryanti, Kunaryanti
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 01 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i01.658

Abstract

Picky eating is a significant challenge among preschool children, characterized by their reluctance or selectiveness towards certain foods. This behavior not only troubles parents but also raises concerns about meeting children's crucial nutritional needs during their growth period. In East Java, a study aimed to explore the correlation between snacking habits and the prevalence of picky eating in preschoolers. Conducted through a descriptive analytic approach with a cross-sectional design, the research involved 400 respondents sampled through accidental selection. Findings revealed that a majority of preschoolers in the region had a habit of snacking more than twice a day (59.2%), while a considerable proportion (54.0%) experienced difficulty with eating. Statistical analysis further indicated a significant association (p < 0.05) between snacking habits and the incidence of picky eating. This underscores the importance of understanding and managing children's snacking behaviors to address picky eating tendencies and ensure adequate nutrition during this critical developmental stage.  
Pengetahuan Lulusan Bidan (Fresh Graduate) Tentang Undang-Undang Kebidanan Nomor 4 Tahun 2019 di Surabaya Tika, Zummatul Atika; Setianingsih, Yana Agus; Hidayah, Wanda Roudhotul
Media Informasi Vol. 20 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i1.280

Abstract

Lulusan bidan harus tau tentang pentingnya terbentuknya Undang-undang Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan bidan, meningkatkan mutu pelayanan kebidanan, memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada bidan dan klien, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terutama kesehatan ibu, bayi baru lahir, bayi, balita dan anak prasekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untul Mengetahui pengetahuan lulusan bidan (fresh graduate) tentang Undang-undang Kebidanan Nomor 4 Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif, sampel dalam penelitian ini sebagian dari populasi responden dengan menggunakan teknik Random Sampling. Hasil penelitisn Pengetahuan Lulusan Bidan (Fresh Graduate) Tentang Undang-Undang Kebidanan Nomor 4 Tahun 2019 Di Surabaya menunjukkan pengetahuan dalam kategori baik terhadap Undang-Undang Kebidanan yaitu sebanyak 101 orang (98%), yang menunjukan pengetahuan dengan kategori cukup terhadap Undang-Undang Kebidanan yaitu sebanyak 2 orang (2%), sedangkan yang menunjukan pengetahuan dengan kategori kurang terhadap Undang-Undang Kebidanan yaitu sebanyak 0 orang (0%). Dari penelitian ini Pengertahuan Lulusan Bidan (Fresh Graduate) Tentang Undang-Undang Kebidanan Nomor 4 Tahun 2019 Di Surabaya menujukan memiliki pengetahuan yang baik
Memberdayakan Orang Tua Mampu Bisa Menyusui Melalui Pelatihan Emo-Demo pada Kader Posyandu di Surabaya Setiya Hartiningtiyaswati; zummatul atika; zumrotul ula; Yana Agus Setianingsih; Fidatul Jamila
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1: Januari 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v6i1.841

Abstract

Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam memberikan edukasi menyusui dengan Emo-Demo. Metode yang digunakan dalam program ini yaitu pelatihan kepada 22 kader posyandu di wilayah Simokerto, Surabaya. Kegiatan dilakukan melalui pemberian materi, demonstrasi, dan praktik Emo-Demo. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pemberian pretes dan post-test untuk mengetahui perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan ini yaitu rata-rata skor pre-test adalah 9,73 (SD = 1,12), sedangkan rata-rata skor post-test adalah 10,82 (SD = 0,39). Hasil uji t berpasangan memperlihatkan peningkatan skor yang signifikan dengan nlai p < 0,001. 100% peserta setuju bahwa Emo-Demo merupakan metode promosi menyusui yang menyenangkan dan mudah dipahami; 92% peserta mengalami peningkatan motivasi menyusui. Mereka juga termotivasi untuk memberikan dukungan menyusui kepada keluarga/teman. Simpulan dari kegiatan ini yaitu Emo-Demo merupakan metode yang menarik untuk kelas edukasi menyusui bagi orang tua.