Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Keluarga dalam Memupuk Budaya Kesadaran Pendidikan di Masyarakat Pedesaan: Studi Kasus di Kabupaten Pacitan Rosita, Nela; Haryanto, Sigit; Fuadi, Djalal
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 22nd University Research Colloquium 2026: Bidang Pendidikan, Humaniora, dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keluarga dalam membentuk budaya kesadaran pendidikan di masyarakat pedesaan Kabupaten Pacitan. Budaya ini dipahami sebagai kesadaran kolektif tentang pentingnya pendidikan dalam meningkatkan kesejahteraan dan mobilitas sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan orang tua, guru, dan tokoh masyarakat sebagai informan kunci. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa keluarga berperan sebagai agen sosialisasi utama yang menanamkan nilai-nilai pendidikan pada anak-anak melalui motivasi, disiplin belajar, dan perilaku teladan. Modal budaya keluarga secara signifikan memengaruhi pembentukan habitus pendidikan; keluarga dengan modal budaya yang lebih tinggi cenderung memberikan dukungan belajar yang lebih terstruktur dibandingkan dengan keluarga dengan modal budaya yang lebih rendah. Studi ini juga menemukan peningkatan kesadaran kritis di kalangan masyarakat pedesaan mengenai pentingnya pendidikan, meskipun kendala ekonomi, lingkungan sosial, dan persepsi tradisional tetap menjadi tantangan. Secara keseluruhan, kesadaran pendidikan di pedesaan Pacitan muncul melalui interaksi antara peran keluarga, modal budaya, dan dinamika sosial yang lebih luas. Temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat desa dalam memperkuat budaya pendidikan yang berkelanjutan.