Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Environmental, Social, Governance (ESG) dan green innovation terhadap kinerja bisnis perusahaan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perhatian terhadap praktik keberlanjutan dalam sektor pertambangan yang memiliki dampak besar terhadap lingkungan dan sosial. Kinerja bisnis perusahaan dalam penelitian ini diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 10 perusahaan dengan total 40 observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan software EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Environmental, Social, Governance (ESG) berpengaruh positif terhadap kinerja bisnis perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik pengungkapan ESG, maka kinerja perusahaan juga akan meningkat karena memperoleh legitimasi dan kepercayaan dari pemangku kepentingan. Green innovation juga berpengaruh positif terhadap kinerja bisnis perusahaan, yang menunjukkan bahwa penerapan inovasi ramah lingkungan mampu meningkatkan efisiensi operasional, keunggulan kompetitif, dan profitabilitas perusahaan. Selain itu, ESG dan green innovation secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja bisnis perusahaan. Temuan ini memperkuat teori legitimasi dan teori pemangku kepentingan yang menekankan pentingnya keberlanjutan dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur terkait ESG, green innovation, dan kinerja bisnis perusahaan, serta menjadi referensi bagi perusahaan dalam meningkatkan praktik keberlanjutan guna mencapai kinerja yang optimal dan berkelanjutan.Kata Kunci: Environmental, Social, Governance (ESG), Green Innovation, Kinerja Bisnis.