Smartphone kerap dipakai secara berlebihan, sehingga menimbulkan berbagai dampak negatif yang dapat mengganggu kesehatan dan kehidupan sehari-hari, terutama terkait dengan kualitas tidur. Smartphone merupakan perangkat dengan sistem operasi dan kemampuan yang lebih signifikan untuk menjelajahi internet dan komunikasi online dilengkapi dengan Bluetooth, WiFi, dan koneksi USB. Kualitas Tidur adalah tingkat kepuasan individu mengenai pengalaman tidur mereka, yang mencakup elemen seperti proses masuk tidur, kemampuan untuk tetap tidur, jumlah waktu tidur, dan rasa segar saat bangun. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara kecanduan smartphone dengan kualitas tidur peserta didik SMP Kristen Taratara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian non-eksperimental yang bersifat korelasional menggunakan pendekatan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan di SMP Kristen Taratara pada bulan Mei sampai Juli 2025. Hasil penelitian menggunakan uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan smartphone dan kualitas tidur dengan p-value 0,005 (<0,01) dan nilai keofisien korelasi sebesar 0,330. Hubungan ini tergolong pada kategori cukup dan memiliki arah positif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Sebagian besar peserta didik di SMP Kristen Taratara memiliki tingkat kecanduan Smartphone yang tinggi dan juga kualitas tidur yang kurang dan terdapat hubungan antara kecanduan smartphone dengan kualitas tidur peserta didik SMP Kristen Taratara.