Aisy, Mufidah Rohadatul
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Tutor pada Ekstrakurikuler Tata Boga dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Santriwati di MA Islam Terpadu Darul Fikri Sidoarjo Aisy, Mufidah Rohadatul; Lestari, Gunarti Dwi
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran tutor dalam kegiatan ekstrakurikuler tata boga serta perubahan motivasi belajar santriwati setelah mengikuti kegiatan tersebut di MA Islam Terpadu Darul Fikri Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru penanggung jawab ekstrakurikuler, tutor tata boga, serta santriwati peserta kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor berperan sebagai fasilitator, pemberi scaffolding, motivator, model, dan evaluator dalam proses pembelajaran. Peran fasilitator dan scaffolding menjadi peran dominan karena tutor memberikan bimbingan bertahap sehingga santriwati mampu melakukan praktik memasak secara mandiri. Kegiatan ekstrakurikuler tata boga juga menunjukkan peningkatan motivasi belajar santriwati yang ditandai dengan meningkatnya kepercayaan diri, ketekunan dalam menyelesaikan tugas, serta kemampuan mengatur proses belajar. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler tata boga dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar santriwati.
Implementasi Strategi Belajar dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Tanpa Mengeja dan Menulis pada Anak Usia Dini di Bimbingan Belajar Anak Hebat (AHE) Radegansari Aisy, Mufidah Rohadatul; Rani, Kavita Alivia; Widodo
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan membaca tanpa mengeja dan menulis pada anak usia dini merupakan keahlian dasar yang penting digunakan untuk mendukung keberhasilan belajar pada tahapan berikutnya. Penelitian yang digunakan ini memakai pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian yaitu terdiri dari pemilik lembaga, tutor mengajar, serta wali murid peserta didik yang ada di Bimbingan Belajar Anak Hebat (AHE) Radegansari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Teknik analisis data dijalankan melalui reduksi data, penyajian data, dan juga penarikan kesimpulan, sedangkan untuk keabsahan data memakai triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi belajar dilakukan melalui tiga tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pelaksanan kegiatan belajar dapat berjalan lancar melalui tahapan pembelajaran tutor memberikan bimbingan berulang sehingga peserta didik anak usia dini berhasil dalam meningkatkan kemampuan membaca tanpa mengeja dan menulis. Kegiatan belajar juga menunjukkan peningkatan peserta didik yang ditandai dengan meningkatnya kepercayaan diri, minat dalam belajar, serta kemampuan membaca dan menulis pada anak usia dini. Dengan demikian, implementasi strategi belajar membaca tanpa mengeja di Bimbingan Belajar Anak Hebat (AHE) Radegansari mampu meningkatkan kemampuan membaca dan menulis anak usia dini secara bertahap dan efektif.
Implementasi Program Pelatihan Menjahit dalam Mengembangkan Kecakapan Vokasional Warga Belajar di LKP Modes Sri Rejeki Sukmawati, Lisa; Mardiyah, Sjafiatul; Aisy, Mufidah Rohadatul
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 2 (2026): J+PLUS, Desember 2026 (In Press)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat pengangguran di Kabupaten Jombang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja dan keterampilan yang dimiliki masyarakat. Kondisi tersebut menuntut adanya upaya pengembangan kecakapan vokasional melalui lembaga pendidikan nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pelatihan menjahit dalam mengembangkan kecakapan vokasional warga belajar level 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data diperoleh dari pengelola, instruktur, dan warga belajar level 2. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program pelatihan menjahit di LKP Modes Sri Rejeki telah berjalan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan dengan menyusun materi berdasarkan SKL, kebutuhan IDUKA, dan Kemendikbud, serta menyesuaikan jadwal pelatihan dan kesiapan instruktur yang telah memiliki sertifikasi kompetensi dan metodologi. Pelaksanaan pelatihan dilakukan melalui kombinasi teori dan praktik dengan penekanan pada praktik menjahit, sedangkan evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui penilaian hasil karya warga belajar. Program pelatihan menjahit telah mampu mengembangkan kecakapan vokasional warga belajar level 2, meliputi pengetahuan keterampilan teknis, sikap kerja, dan kemampuan menghasilkan karya sebagai portofolio kompetensi menjahit. Namun, kemandirian warga belajar dalam mempraktikkan keterampilan masih memerlukan bimbingan instruktur. Faktor pendukung pelatihan meliputi sarana dan prasarana, kompetensi instruktur, dan motivasi belajar, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan fasilitas, kondisi lingkungan belajar, dan motivasi belajar yang fluktuatif. Secara keseluruhan, pelatihan menjahit di LKP Modes Sri Rejeki dinilai telah mendukung pengembangan kecakapan vokasional warga belajar level 2.