Hairunnisa Hairunnisa
Universitas Sulawesi Barat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Introduksi Teknologi Fermentasi pada Produksi Banana Paper (Baper) dari Limbah Gedebog Pisang Loka Pere bagi Pemuda Karang Taruna Desa Adolang: Introduction of Fermentation Technology in the Production of Banana Paper (Baper) from Loka Pere Banana Pseudostem Waste for Youth of Karang Taruna in Adolang Village Mufti Hatur Rahmah; Aisyah Aisyah; Muh. Irham Risaldi; Nur Aulia; Riska Aprianti; Muhammad Yusuf; Erwin Erwin; Hairunnisa Hairunnisa; Nurul Afifah Rahmadinah; Nurhalizah Nurhalizah
MALAQBIQ Vol. 4 No. 2 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Adolang bertujuan memberdayakan pemuda Karang Taruna melalui pelatihan produksi Banana Paper (Baper) berbasis limbah gedebog pisang Loka Pere. Pelatihan ini dirancang untuk menjawab masalah penumpukan limbah gedebog pisang yang belum dimanfaatkan sekaligus membuka peluang usaha kreatif ramah lingkungan bagi pemuda desa. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan kebutuhan, penyampaian materi pengelolaan limbah, pelatihan teori dan praktik fermentasi menggunakan Trichoderma sp., pembuatan lembar Banana Paper (Baper), pengembangan produk turunan, serta sesi kewirausahaan dan pendampingan rencana usaha. Sebanyak 25 peserta dilibatkan dan dibagi dalam beberapa kelompok kecil untuk mempraktikkan seluruh tahapan produksi secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai dampak limbah dan konsep pemanfaatan serat non-kayu, serta keterampilan dalam melakukan fermentasi, mengolah pulp, dan menghasilkan lembar Banana Paper yang dapat dikembangkan menjadi produk seperti kartu, sampul buku, dan kemasan sederhana. Data angket skala Likert memperlihatkan seluruh peserta memberikan penilaian setuju dan sangat setuju terhadap relevansi materi, kejelasan penyampaian, manfaat praktik, serta kebermanfaatan sesi kewirausahaan, selaras dengan teori bahwa fermentasi dapat menjadi perlakuan biologis awal yang mendukung ekonomi sirkular. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa introduksi teknologi fermentasi yang diintegrasikan dengan pelatihan kewirausahaan mampu meningkatkan keterlibatan dan kapasitas pemuda dalam pengelolaan limbah serta dapat menjadi pendorong terbentuknya embrio usaha ramah lingkungan di tingkat desa.
Optimalisasi Green House Sebagai Sarana Pembelajaran Lingkungan Hidup Bagi Peserta Didik MAN 1 Majene Jirana Jirana; Narti Narti; Hairunnisa Hairunnisa; Nur Adila; Widia Astuti; Sri Wahyuni; Nurhikma Sari; Muhammad Ilham; Mesra Damayanti; Nurmiati Nurmiati
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v4i2.6019

Abstract

Green house di MAN 1 Majene sebelumnya kurang dimanfaatkan sebagai media belajar. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk mengoptimalkan fungsinya melalui perbaikan fasilitas dan pendampingan praktik budidaya tanaman. Metode pelaksanaan mencakup observasi kondisi awal, perbaikan sarana, pendampingan siswa, serta evaluasi hasil. Kegiatan berlangsung pada 2–29 September 2025 dengan melibatkan30 siswa kelas XI Sains 2 dalam proses penanaman hingga pemeliharaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan siswa dalam merawat tanaman yang ditunjukkan oleh kenaikan skor rata-rata dari 65 menjadi 85 atau meningkat sebesar 30,7%. Selain itu, 90% siswa mampu melakukan perawatan tanaman secara mandiri, meliputi penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama sederhana. Peningkatan ini juga terlihat dari keberhasilan budidaya tanaman, di mana tanaman selada yang ditanam siswa dapat dipanen secara berkala setiap ±2 bulan, menunjukkan keberhasilan dalam pengelolaan greenhouse secara berkelanjutan.