Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh growth mindset dan mindfulness terhadap kesejahteraan psikologis siswa SMA. Kesejahteraan psikologis dipahami sebagai kondisi keberfungsian psikologis yang optimal, mencakup penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, kemandirian, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Subjek penelitian berjumlah 204 siswa kelas XI SMAN 1 Mangunjaya yang dipilih melalui teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket growth mindset, mindfulness, dan kesejahteraan psikologis berbasis skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan analisis korelasi, regresi berganda, dan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan psikologis siswa berada pada kategori tinggi. Growth mindset memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kesejahteraan psikologis (r = 0,295; p < 0,001), demikian pula mindfulness menunjukkan hubungan positif dan signifikan (r = 0,321; p < 0,001). Secara simultan, growth mindset dan mindfulness berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis siswa dengan kontribusi sebesar 25,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pola pikir berkembang dan kesadaran penuh berperan penting dalam mendukung kesejahteraan psikologis siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan layanan bimbingan dan konseling di sekolah, khususnya melalui bimbingan klasikal yang berfokus pada penguatan growth mindset dan mindfulness.