Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pemecahan Masalah Geometri Siswa SMP Berdasarkan Gender dan Fase Polya Suryaningsih, Eka Irmas; Zulkarnaen, Rapiq; Sari, Rika Mulyati Mustika; Nur, Iyan Rosita Dewi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4281

Abstract

Studi ini difokuskan untuk mengkaji adanya perbedaan kapabilitas murid laki-laki dan perempuan dalam menuntaskan permasalahan matematika pada topik geometri bangun datar dengan mengacu pada langkah-langkah pemecahan masalah menurut Polya. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan komparatif berbasis potong lintang (cross-sectional). Partisipan penelitian berjumlah 158 murid kelas VIII SMP, yang terdiri dari 79 murid laki-laki serta 79 murid perempuan. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa tes esai pemecahan masalah matematika yang dirancang sesuai dengan empat fasean Polya, meliputi fase memahami permasalahan, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan strategi yang telah dirancang, serta melakukan peninjauan ulang terhadap hasil yang diperoleh. Selanjutnya, data diolah melalui analisis statistik deskriptif, pengujian normalitas memakai Shapiro–Wilk, serta uji beda Mann–Whitney U. Temuan penelitian mengindikasikan jika ada perbedaan yang bermakna dalam kapabilitas dalam pemecahan masalah matematika antara murid laki-laki dan perempuan pada tingkat signifikansi 0,05 dengan kategori effect size sedang. Perbedaan tersebut paling menonjol pada fase memahami persoalan dan mengevaluasi kembali hasil, sementara pada fase pelaksanaan rencana, kedua kelompok memperlihatkan tingkat kapabilitas dalam yang cenderung setara. Murid perempuan cenderung lebih konsisten dalam mengidentifikasi informasi penting pada soal dan melakukan verifikasi terhadap jawaban yang diperoleh. Temuan ini memperlihatkan jika variasi kapabilitas dalam pemecahan masalah matematis tidak hanya berkaitan dengan penguasaan prosedur, tetapi juga dipengaruhi oleh strategi kognitif dan metakognitif. Sebabnya, kegiatan edukasi matematika perlu dirancang dengan menekankan aktivitas reflektif dan penguatan strategi penyelesaian masalah secara sistematis.