Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Light Art dalam Revitalisasi Ruang Publik: Evaluasi Kritis Sungai Kalimas Surabaya Berdasarkann Prinsip Marco Bevolo Kristanto, Stevina Octavia; Sunjoto, Margareth
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 7, No 1 (2026): TEKSTUR (Jurnal Arsitektur)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.tekstur.2026.v7i1.8238

Abstract

Sungai Kalimas merupakan salah satu ikon sejarah Kota Surabaya yang dahulu berfungsi sebagai jalur transportasi dan pusat aktivitas perdagangan. Seiring berkembangnya zaman, kurangnya perhatian pemerintah dan masyarakat setempat membuat kawasan Sungai Kalimas mengalami penurunan fungsi dan citra yang kemudian mendorong pemerintah Surabaya untuk melakukan upaya revitalisasi dengan memanfaatkan potensi wisata berbasis ruang publik. Salah satu strategi yang digunakan adalah instalasi Light art di sepanjang rute Wisata Perahu Kalimas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Light art sebagai upaya revitalisasi Sungai Kalimas untuk mengembalikan peran dan fungsi Sungai Kalimas sebagai ruang publik yang hidup serta mengkaji kesesuaian instalasi tersebut dengan karakteristik Light art menurut konsep Marcolo Bevolo. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis berdasarkan observasi lapangan, studi literatur, dan data sekunder dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instalasi Light art berhasil menumbuhkan citra positif terhadap kawasan Sungai Kalimas dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan aktivitas UMKM. Namun, secara konseptual, instalasi ini belum sepenuhnya memenuhi kriteria Light art murni karena kurang menggambarkan narasi sejarah, karakteristik lokal, dan keterlibatan komunitas. Instalasi ini lebih berfungsi sebagai elemen dekoratif dibandingkan media ekspresi budaya. Oleh karena itu, perancangan Light art ke depan diharapkan lebih interaktif, naratif, dan kontekstual sebagai strategi place branding yang kuat untuk ruang publik kota.