Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Kolaboratif Terhadap Hasil Belajar Pkn Siswa Kelas IV SD Muhammadiyah Desa Pon Fadlilah, Intan; Fatmawati; Wanhar, Fira Astika; Yusrizal
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/3ez63860

Abstract

Rendahnya hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Muhammadiyah Desa Pon serta pembelajaran yang masih didominasi oleh metode konvensional seperti ceramah menjadi latar belakang perlunya inovasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Muhammadiyah Desa Pon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 46 siswa yang terdiri dari kelas IVA sebagai kelas eksperimen dan kelas IVB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji normalitas uji homogenitas dan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre test kelas eksperimen sebesar 60,65 meningkat menjadi 83,70 pada post test. Sementara itu nilai rata-rata pre test kelas kontrol sebesar 58,91 meningkat menjadi 76,30 pada post test. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,004 (< 0,05) dan selisih rata-rata antara kelas eksperimen dan kontrol sebesar 7,40. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen tidak terjadi secara kebetulan, melainkan benar-benar dipengaruhi oleh penerapan model pembelajaran kolaboratif. Dengan demikian, model ini terbukti lebih efektif dibandingkan model konvensional dalam meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Muhammadiyah Desa Pon. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kolaboratif berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn siswa. Secara praktis, temuan ini memberikan implikasi bahwa guru PKn di sekolah dasar disarankan untuk mulai mengadopsi model pembelajaran kolaboratif sebagai alternatif strategi pembelajaran. Guru tidak lagi berperan sebagai satu-satunya sumber informasi, melainkan sebagai fasilitator yang mendorong siswa untuk bekerja sama, berdiskusi, dan saling membantu dalam memahami materi.