Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Kawasan Rawan Bencana Gerakan Tanah Dengan Menggunakan GIS-MCDA dan AHP di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur Ratri Andinisari; Krishna Himawan Subiyanto; Ardiyanto Maksimilianus Gai; Kinta Ramayanti; Rahmadina Fitria Ristanti; Estri Pamungkasih; Diyan Eko Wahyudie; Iftita Yustitia Arini; Dewa Oka Prabawa
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 8 No. 1 (2026): Paulus Civil Engineering Journal, Maret 2026
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/cz23jr53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kerawanan bencana gerakan tanah di Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, dengan menggunakan pendekatan GIS berbasis MCDA-AHP. Parameter yang digunakan meliputi kelerengan, curah hujan, geologi, jenis tanah, dan tutupan lahan. Setiap parameter dianalisis secara spasial dan diklasifikasi berdasarkan tingkat pengaruhnya terhadap potensi gerakan tanah, kemudian diintegrasikan melalui metode weighted overlay untuk menghasilkan peta zonasi kerawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Kecamatan Tirtoyudo didominasi oleh zona kerawanan sedang dengan luasan sekitar 908,06 ha, zona kerawanan rendah seluas 89,06 ha, dan zona kerawanan tinggi seluas 6,68 ha. Distribusi kerawanan tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah penelitian berada pada tingkat kerentanan menengah. Di sisi lain, zona kerawanan tinggi bencana gerakan tanah di wilayah ini terkonsentrasi pada lereng curam, area dengan jenis batuan yang lemah, serta tutupan lahan yang rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan MCDA berbasis GIS efektif dalam mengidentifikasi pola kerawanan bencana gerakan tanah secara spasial dan dapat digunakan sebagai dasar perencanaan mitigasi bencana serta penataan ruang wilayah yang adaptif di wilayah Kecamatan Tirtoyudo.
Peningkatan Pengetahuan, Ketrampilan dan Kapasitas Peternak Kambing Domba dalam Penyediaan Pakan Ternak Berkualitas Enike Dwi Kusumawati; Akhmad Zaini; Endi Sarwoko; Ali Mahmud; Kinta Ramayanti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v9i1.10136

Abstract

The priority problem for goat and sheep breeders in Wagir District, Malang Regency is the low ability to process animal feed. Therefore, it is necessary to transfer knowledge and feed technology to increase the capacity of breeders in providing quality feed. The method used in this service activity is a participatory action and learning system approach which includes Focus Group Discussions, training and demonstration of feed fermentation technology, mentoring and field monitoring of the results of fermented feed technology transfer in 12 villages. The results of the activity showed a significant increase in awareness, knowledge and skills of sheep and goat breeders in processing fermented feed based on local resources. All feed can be provided independently (100%). Utilization of local resources in providing quality animal feed for sheep and goats is at least 85% so this also has an impact on increasing farmers' income because the use of feed is more efficient and effective. Community service activities have been running very well and successfully with the support and cooperation of all partners and breeders in Wagir District and Malang Regency. This good cooperation needs to be maintained and further improved.