Rosselina Gloria. R. Oga Wae
Universitas Nusa Nipa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Tekstur Tanah pada Pembibitan Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.) di UPTD PKDLHP Provinsi NTT Rosselina Gloria. R. Oga Wae; Julianus Jeksen; Mario Malado
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/yn8x2f53

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya produktivitas kakao di Indonesia, termasuk di Nusa Tenggara Timur, yang salah satunya disebabkan oleh penggunaan media pembibitan yang kurang sesuai dengan kebutuhan fisiologis tanaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik tekstur tanah serta pengaruh perbedaan tekstur media tanam, khususnya Inceptisol dan Ultisol, terhadap kualitas fisik media pembibitan kakao dan implikasinya bagi pertumbuhan awal bibit. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-komparatif dengan teknik analisis laboratorium untuk mengevaluasi sifat fisik dan kimia tanah, termasuk pH, kandungan bahan organik, rasio C/N, dan tekstur tanah sebagai indikator kesesuaian media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inceptisol memiliki tingkat kesuburan sedang, pH lebih mendekati netral, serta tekstur lempung liat berpasir yang lebih mendukung aerasi dan pertumbuhan akar, sedangkan Ultisol menunjukkan kesuburan rendah, pH lebih masam, dan tekstur lempung berpasir yang kurang stabil sebagai media pembibitan tanpa pembenahan tambahan. Temuan ini menegaskan bahwa perbedaan tekstur tanah berpengaruh signifikan terhadap kualitas media dan potensi pertumbuhan bibit. Kesimpulannya, Inceptisol lebih direkomendasikan sebagai media pembibitan kakao, sementara Ultisol memerlukan pembenahan bahan organik sebelum digunakan. Implikasi penelitian ini penting bagi pengembangan strategi perbenihan kakao pada berbagai kondisi lahan di daerah penghasil.