Muhammad Heriansyah
Universitas Serambi Mekkah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Tingkat Kepuasan Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Berbasis Permainan di MTsN 2 Banda Aceh Muhammad Heriansyah; Bungsu Amelia Sofya; Hendri Fadly
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/pxa5t143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa terhadap pembelajaran pendidikan jasmani berbasis permainan pada siswa kelas VIII MTsN 2 Banda Aceh. Pembelajaran berbasis permainan dipilih karena dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan motivasi belajar, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam aktivitas jasmani. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya melakukan aktivitas fisik untuk menjaga kebugaran, tetapi juga mengembangkan kemampuan sosial, emosional, serta kerja sama tim. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 274 siswa kelas VIII MTsN 2 Banda Aceh, dengan sampel sebanyak 73 siswa yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket (kuesioner) yang disusun berdasarkan indikator kepuasan siswa menurut (Sopiatin, 2010), meliputi keandalan, daya tanggap, kepastian, empati, dan bukti fisik (berwujud). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan siswa terhadap pembelajaran pendidikan jasmani berbasis permainan berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 46,6%, sedangkan sebesar 26% siswa berada pada kategori sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa senang, antusias, dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani yang menerapkan unsur permainan. Sementara itu, hanya 4,1% siswa yang berada pada kategori sangat rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran berbasis permainan mampu meningkatkan semangat belajar, rasa percaya diri, serta kerja sama antar siswa.
RELATIONSHIP BETWEEN DOMINANT PHYSICAL COMPONENTS AND ARCHERY PERFORMANCE AMONG COMPETITIVE ARCHERS AT WEST END ARCHERY ACADEMY BANDA ACEH muhammad heriansyah; Teta Arum Darandi Darandi; Bungsu Amelia Sofya Sofya; Santi Sundari
Journal of Health and Recreation Physical Education (JHRPE) Vol. 1 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Abid Abadi Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to analyze the relationship between dominant physical components and archery performance among competitive archers at West End Archery Academy Banda Aceh in 2026. This research employed a quantitative approach with a correlational method. The sample consisted of 12 athletes selected using a total sampling technique. The physical condition variables examined included arm muscle strength, muscular endurance, and body balance, while archery performance was measured using athletes’ shooting scores. The research instruments included the push-up test, plank test, stork stand balance test, and shooting score test. Data were analyzed using descriptive statistics, Shapiro-Wilk normality test, and Pearson Product Moment correlation test with the assistance of SPSS software. The results showed that all physical condition components had a positive and significant relationship with archery performance. Body balance demonstrated the strongest correlation with shooting score (r = 0.914), followed by arm muscle strength (r = 0.876) and muscular endurance (r = 0.842). These findings indicate that physical condition plays an important role in improving postural stability, movement consistency, and shooting accuracy among archers. conclusion, dominant physical components significantly contribute to archery performance among competitive archers. Therefore, specific and sport science-based physical training programs should be implemented to improve athletes’ achievements in archery.