Basuki Rahmat
Pasca sarjana STIA YPPT Priatim Tasikmalaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Kebijakan tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya Suherman; Agus Fatah Hidayat; Basuki Rahmat
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/7wavyb67

Abstract

Peningkatan percepatan pengurangan stunting telah menjadi prioritas pembangunan nasional karena dampaknya yang jangka panjang terhadap kualitas modal manusia dan produktivitas. Meskipun telah diterapkan berbagai kebijakan di tingkat lokal, ketidakmerataan kinerja program antar wilayah tetap terlihat, termasuk di Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan percepatan pengurangan stunting di Kecamatan Karangnunggal menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edward III, yang menekankan empat variabel kunci: komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisisdokumendilimadesayangdipilihsecarapurposif,mewakilivariasi karakteristik geografis dan distribusi kasus stunting. Data dianalisis secara deskriptifdananalitisdenganmenghubungkantemuanempiriskekerangka teoritis implementasi kebijakan. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi kebijakandilakukansecarahierarkisdankonsisten;pelaksanamenunjukkan sikap mendukung; dan struktur birokrasi secara formal dibentuk melalui TimPercepatanPenurunanStunting(TPPS)ditingkatkecamatandandesa. Namun, perbedaan intensitas implementasi antar desa tetap terjadi. Perbedaan ini lebih konsisten dijelaskan oleh kecukupan dan distribusi sumberdayadalammenanggapikondisigeografis dan penyebaran populasi sasaran.Ketersediaanadministratifsumberdayatidakselalumencerminkan kecukupan operasional di lapangan. Studiini menyoroti pentingnya alokasi sumber daya yang sensitif terhadap konteks untuk memperkuat implementasikebijakandidaerahpedesaanyangheterogensecarageografis.