Deis Mohamad Rizal Sopandi
STIA YPPT Priatim Tasikmalaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Kerja terhadap Etos Kerja Pegawai di UPTD Puskesmas Salopa Kabupaten Tasikmalaya Deis Mohamad Rizal Sopandi; Rustandi; Arifah Rosmayudi; Astri Siti Fatimah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/zy6k0j40

Abstract

Pelayanan kesehatan sebagai bagian dari pelayanan publik menuntut kualitas sumber daya manusia yang memiliki etos kerja tinggi agar mampu memberikan pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Namun, pada praktiknya masih ditemukan permasalahan seperti rendahnya disiplin kerja, kurangnya empati dalam pelayanan, serta lemahnya inisiatif pegawai dalam meningkatkan kualitas layanan di UPTD Puskesmas Salopa Kabupaten Tasikmalaya. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kondisi ideal pelayanan kesehatan dengan kondisi aktual etos kerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap etos kerja pegawai. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai Puskesmas Salopa sebanyak 51 orang dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja pegawai dengan kontribusi sebesar 45,2%. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja pegawai. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap etos kerja dengan koefisien determinasi sebesar 56,0%. Kesimpulannya, peningkatan kualitas kepemimpinan dan penguatan motivasi kerja menjadi faktor strategis dalam meningkatkan etos kerja pegawai serta kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.