Perkembangan platform online travel agent telah mengubah cara wisatawan mencari, membandingkan, dan memilih tempat menginap. Informasi digital seperti harga, rating, jumlah ulasan, fasilitas yang terlihat, dan urutan popularitas membantu wisatawan menilai berbagai alternatif, tetapi banyaknya informasi juga dapat menyulitkan proses pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan membangun model Sistem Pendukung Keputusan pemilihan tempat menginap di Kota Tomohon menggunakan metode Entropy-TOPSIS berbasis data online travel agent. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang dikumpulkan pada 1 Mei 2026. Sebanyak 12 alternatif penginapan dianalisis berdasarkan lima kriteria, yaitu harga, rating, jumlah ulasan, fasilitas terlihat, dan urutan popularitas. Metode Entropy digunakan untuk menentukan bobot kriteria secara objektif berdasarkan variasi data, sedangkan TOPSIS digunakan untuk menentukan peringkat alternatif berdasarkan kedekatan terhadap solusi ideal positif dan jarak terhadap solusi ideal negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ulasan memiliki bobot tertinggi sebesar 0,3602, diikuti fasilitas terlihat sebesar 0,3362, urutan popularitas sebesar 0,1670, harga sebesar 0,1332, dan rating sebesar 0,0034. Hasil TOPSIS menunjukkan bahwa Jhoanie Hotel memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,7502, diikuti Grand Master Villa Tomohon sebesar 0,4799 dan Hotel Villa Emitta sebesar 0,4078. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan tempat menginap perlu mempertimbangkan beberapa kriteria secara bersamaan, bukan hanya harga atau rating, sehingga rekomendasi yang dihasilkan lebih objektif.