Meiriza, Alsella
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Asosiasi Antara Produktivitas Pelajar dan Manajemen Waktu Berdasarkan Algoritma FP-Growth Rabbani, Muhammad Randy; Theonady, Oktavio; Faizah, Haniyah; Satria, Eka Bayu; Meiriza, Alsella; Tania, Ken Ditha
Indonesian Journal Computer Science Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/ijcs.v5i1.12327

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara manajemen waktu dan produktivitas pelajar menggunakan algoritma FP-Growth. Data yang digunakan berasal dari dataset Ultimate Student Productivity yang terdiri dari 5.000 data dan 21 atribut. Analisis dilakukan melalui tahapan Knowledge Discovery in Databases (KDD) yang meliputi seleksi data, pra-pemrosesan, transformasi, serta pembentukan association rule berdasarkan nilai support, confidence, dan lift ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori sedang (medium) mendominasi sebagian besar variabel yang dianalisis. Aturan asosiasi memiliki nilai confidence tinggi dan lift ratio lebih dari satu, yang menunjukkan hubungan signifikan antar variabel. Produktivitas kategori sedang berkaitan dengan durasi belajar dan tingkat fokus yang seimbang, sedangkan kategori rendah berkorelasi dengan hasil akademik yang rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa keseimbangan dalam pengelolaan waktu belajar berperan penting dalam membentuk pola produktivitas pelajar. Selain itu, pendekatan berbasis data mampu memberikan gambaran objektif mengenai perilaku belajar siswa. Temuan ini dapat dimanfaatkan untuk mengoptimalkan manajemen waktu belajar guna meningkatkan produktivitas dan capaian akademik pelajar, serta sebagai acuan bagi institusi pendidikan dalam menyusun strategi pembelajaran berbasis data.
Comparison of Clustering Algorithms for Analyzing the Impact of Conflict on Poverty and Inflation Ramadan, M Raykah Alam; Wiransyah, Dhio Pratama; Ramadhani, Satria; Simangunsong, Rayya Ramadhan; Tania, Ken Dhita; Meiriza, Alsella; Rifai, Ahmad
Building of Informatics, Technology and Science (BITS) Vol 7 No 4 (2026): March 2026
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/bits.v7i4.9512

Abstract

Armed conflict can have significant impacts on the social and economic conditions of a region, particularly on poverty levels and inflation. This study aims to analyze the impact of conflict on key economic indicators using a Knowledge Management System (KMS) approach and to compare the performance of clustering algorithms in identifying underlying data patterns. The research applies clustering analysis by comparing K-Means, DBSCAN, and Hierarchical Clustering algorithms to group data based on similarities in economic characteristics. The dataset used in this study consists of several indicators, including poverty levels before and during conflict, extreme poverty rates, inflation rates, GDP changes, and currency devaluation. Data preprocessing techniques such as normalization are applied to ensure comparability among variables. The evaluation of clustering performance is conducted using Silhouette Score and Davies–Bouldin Index to determine the most effective algorithm. The results show that clustering methods are able to identify distinct grouping patterns of regions based on the level of conflict impact on economic conditions. Among the evaluated algorithms, DBSCAN demonstrates superior performance in handling complex and uneven data distributions. The analysis also indicates a consistent tendency for poverty and inflation to increase during periods of conflict, highlighting the economic vulnerability of affected regions. Furthermore, the integration of clustering results into a Knowledge Management System enables the transformation of analytical outputs into structured knowledge that can support data-driven decision making. These findings are expected to contribute to the development of more effective economic policies and analytical frameworks in conflict-affected areas.