Ishak Amar
Politeknik batulicin

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Sistem Instalasi Kelistrikan pada Swiss-Belhotel Makassar dengan Menggunakan Program ETAP Ishak Amar; Imam Ridwan Tanaka; Riyki Apriandi; Usman Haya
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13294

Abstract

Swiss-Belhotel Makassar as a five-star hotel requires a reliable electrical installation system to support operations and customer comfort. Electrical system evaluation is important to ensure that system performance remains optimal, safe, and meets standards. This study aims to analyze and evaluate the existing condition of the electrical installation at Swiss-Belhotel Makassar using the Electrical Transient Analyzer Program (ETAP) software. The methods used include primary and secondary data collection, single line diagram system modeling, and short circuit current simulation and load analysis. The evaluation results show that there are several system components that are approaching their maximum capacity limits, as well as load imbalances between phases that need to be corrected to avoid potential disruptions and low energy efficiency. By using ETAP simulation, technical recommendations are prepared such as protection adjustments, load balancing, and system configuration improvements. This evaluation provides an important overview in efforts to improve the reliability and safety of the hotel's electrical system as a whole.  
STUDI EKSPERIMENTAL UNJUK KERJA AC SPLIT MENGGUNAKAN R22, PROPANA 99,5% dan PROPANA 95.5% imam ridwan tanaka; Ishak Amar; Fisal Yuliansyah; Agung Nugroho
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan unjuk kerja sistem pendingin udara (AC split) yang menggunakan tiga jenis refrigeran berbeda, yaitu R22 (refrigeran konvensional), propana dengan kemurnian 99,5%, dan propana dengan kemurnian 95,5%. Studi ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan sistem AC split kapasitas 1 PK dalam kondisi operasi standar. Parameter utama yang dianalisis meliputi tekanan kerja, temperatur kondensor dan evaporator, daya listrik yang dikonsumsi, koefisien performa (COP), serta efisiensi energi sistem secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa propana 99,5% memberikan performa termal yang mendekati R22 dan memiliki efisiensi energi yang lebih baik, disertai dengan penurunan konsumsi daya sebesar ±10%. Sementara itu, propana 95,5% menunjukkan performa yang relatif lebih rendah dibandingkan propana 99,5%, meskipun tetap berada dalam batas operasional yang aman. COP Propana 99.5% dengan pengisian 50% paling tinggi, namun pada Propana 99.5% dengan massa 40% paling stabil dan memiliki nilai yang tinggi, kemudian disusul oleh Propana 95% dengan Massa 60%. Sedangkan Propana 95% dengan pengisian 30%, 40% dan 50% mempunyai COP yang lebih rendah. Penggunaan propana sebagai alternatif refrigeran ramah lingkungan menunjukkan potensi besar dalam mengurangi dampak pemanasan global akibat refrigeran konvensional. Dengan demikian, propana terutama dengan kemurnian tinggi dapat dipertimbangkan sebagai alternatif pengganti R22 dalam sistem pendingin AC split, dengan catatan perlunya pengujian lanjutan terhadap aspek keselamatan dan kompatibilitas material.
Studi Perencanaan Sistem Kelistrikan pada Gedung Data Center Mmr 4 Deltamas Cikarang Pusat Ishak Amar; I Wayan Wawan Mariki; Riyki Apriandi; Usman Haya
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/mim.v21i2.14841

Abstract

Studi ini menata ulang sistem perencanaan kelistrikan gedung Pusat Data MMR 4 Deltamas Cikarang, dengan fokus pada keselamatan dan kenyamanan operasional sesuai SNI, PUIL, dan peraturan kelistrikan. Penelitian diawali dengan wawancara dengan konsultan perencana untuk mendapatkan dimensi bangunan (panjang, lebar, tinggi) serta kebutuhan daya server dan sistem pendingin, dilanjutkan dengan penyesuaian desain instalasi pencahayaan dan kelistrikan. Peralatan pencahayaan terdiri dari berbagai jenis lampu downlight (5 W, 6 W, 10 W, 12 W, 18 W, 20 W) dan lampu TL (2x18 W dan 1x18 W), serta 7 titik stopkontak. Sistem pendingin meliputi unit AC ½ HP, ¾ HP, dan 2 HP. Perangkat daya besar meliputi PAC 5,5 kW, UPS 30 kVA, ATS 150 A, dan COS bermotor. Kabel yang digunakan adalah NYY (1,5–10 mm²), NYA (1,5–2,5 mm²), dan NYGBY (50 mm²); proteksi disediakan oleh MCB (2–10 A) dan MCCB (16–125 A). Total kebutuhan daya mencapai sekitar 72,1 kW. Sumber daya utama adalah PLN 82,5 kVA (dua saluran), dengan dua generator cadangan masing-masing 100 kVA yang siap menggantikan jika terjadi pemadaman listrik. Kata kunci: Pusat Data, Sistem Tenaga, UPS, peralatan listrik.