Sofia Ridha
Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HISTORY OF WAHBAH AL-ZUHAYLI THOUGHT M. Doni; Sofia Ridha
INJOSEDU: International Journal of Social and Education Vol. 2 No. 9 (2025): International Journal of Social and Education (INJOSEDU)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the history of Wahbah al-Zuhayli's thought as one of the great contemporary scholars who contributed significantly to the development of modern Islamic law. The focus of the study is directed at the educational background, intellectual development, main works, and methodological character of his thinking in the field of fiqh, fiqh proposals, and moderation of Islamic law. This research uses a qualitative method with a type of library research and a historical-philosophical approach to trace the dynamics of al-Zuhayli's thought in the historical and social context of his time. Data were obtained from Wahbah al-Zuhayli's primary works as well as relevant secondary literature, then analyzed descriptive-analytically. The results of the study show that Wahbah al-Zuhayli's thought is rooted in the classical fiqh tradition but is developed contextually through the approach of moderation (wasathiyah), maqasid al-shariah, and comparative fiqh. This approach makes him able to bridge the gap between the nash shar'i and modern social reality without being trapped in sectarian fanaticism or legal liberalism. The findings of this study confirm that Wahbah al-Zuhayli's contribution is not only important in the academic realm, but also has major implications for strengthening religious moderation, the development of contemporary fiqh, and the application of Islamic law that is adaptive and oriented to the benefit of the ummah, including in the context of Islam in Indonesia.
Akad Kerjasama Lahan Perkebunan Sawit Di Nagari Pulau Mainan Kecamatan Koto Salak Kabupaten Dharmasraya Menurut Tinjauan Fiqih Muamalah Fajar Pamela; Sofia Ridha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik kerja sama pengelolaan kebun kelapa sawit di Nagari Pulau Mainan, Kecamatan Koto Salak, Kabupaten Dharmasraya. Kerja sama ini dilakukan karena sebagian pemilik kebun tidak memiliki waktu untuk merawat lahannya sehingga pengelolaan diserahkan kepada penggarap. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan akad kerja sama perkebunan sawit serta menganalisisnya berdasarkan perspektif fikih muamalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pemilik lahan dan penggarap serta dokumentasi sebagai data pendukung. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad kerja sama perkebunan sawit dilakukan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak dengan sistem bagi hasil. Praktik tersebut sesuai dengan konsep al-musaqah, yaitu kerja sama pengelolaan dan perawatan tanaman antara pemilik lahan dan penggarap. Ditinjau dari fikih muamalah, akad ini telah memenuhi rukun dan syarat, meliputi pihak yang berakad, objek akad, kesepakatan, serta pembagian hasil yang jelas. Dengan demikian, kerja sama perkebunan sawit tersebut dapat dikategorikan sah menurut fikih muamalah.