LM. Junaidin Sirza
Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Jenis Makrozoobentos pada Ekosistem Lamun di Desa Lamanggau, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi Sofyan Sofyan; LM. Junaidin Sirza; Bahtiar Hamar
Moluccas Aquaticus Vol 1 No 2 (2025): MOLUCCAS AQUATICUS: Journal of Aquatic Management and Innovation
Publisher : Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/moluccasaquaticus.v1i2.368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, menganalisis keanekaragaman, kelimpahan, serta hubungan antara keanekaragaman bentos dengan kondisi ekosistem lamun di Desa Lamanggau, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi. Metode yang digunakan adalah survei lapangan dengan transek kuadrat pada tiga stasiun pengamatan. Hasil identifikasi berhasil menemukan sembilan spesies makrozoobentos yang tergolong dalam empat filum: Annelida (Nereis vexillosa, Sipunculus nudus), Echinodermata (Echinometra mathaei, Holothuria atra), Mollusca (Littorina scabra, Cerithium citrinum, Nassarius pullus, Crassostrea gigas, Siphonaria atra), dan Arthropoda (Pagurus bernhardus). Spesies dengan kelimpahan tertinggi adalah L. scabra. Analisis indeks ekologi menunjukkan keanekaragaman sedang (Shannon-Wiener H' = 2,08–2,17), keseragaman tinggi (Pielou J' = 0,90–0,94), dan dominansi rendah (Simpson D = 0,13–0,15). Hasil ini mengindikasikan struktur komunitas bentos yang stabil, seimbang, dan tidak didominasi oleh spesies tertentu, yang merefleksikan kondisi ekosistem lamun yang masih baik. Kualitas habitat yang optimal, heterogenitas substrat, dan kondisi perairan yang mendukung menjadi faktor penting dalam mempertahankan keanekaragaman bentos. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ekosistem lamun Desa Lamanggau memiliki nilai ekologis tinggi dan perlu dijaga kelestariannya.