Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menerapkan strategi komunikasi omnichannel melalui integrasi WhatsApp Business, marketplace, dan media sosial. Lokasi kegiatan dipusatkan di Simpang Kayu Besar, Tanjung Morawa, dengan melibatkan 25 pelaku UMKM dari sektor kuliner, fashion, dan kerajinan. Metode yang digunakan adalah workshop tatap muka, praktik langsung, serta pendampingan daring untuk memastikan keberlanjutan hasil. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan. Berdasarkan hasil evaluasi, rata-rata skor pemahaman peserta mengenai konsep komunikasi omnichannel meningkat dari kategori cukup menjadi baik. Peserta mampu mengoptimalkan fitur WhatsApp Business seperti katalog, balasan otomatis, dan label pesan, serta memperbaiki tampilan toko online di marketplace dengan deskripsi produk dan foto yang lebih menarik. Pada aspek media sosial, peserta berhasil memproduksi konten digital sederhana menggunakan aplikasi desain sehingga pesan komunikasi lebih konsisten. Pendampingan menunjukkan bahwa sebagian besar UMKM mulai mengintegrasikan minimal dua kanal komunikasi digital yang mereka miliki. Integrasi tersebut berdampak pada meningkatnya interaksi pelanggan, engagement di media sosial, serta efisiensi komunikasi dengan konsumen. Hasil kegiatan ini membuktikan bahwa strategi komunikasi omnichannel efektif membantu UMKM memperkuat brand image, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing di era digital