Ahmad Mujib
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR PENCAPAIAN KOMPETENSI KEAHLIAN PRAKTIK PENGOPRASIAN MESIN BUBUT SISWA KELAS XII SMKN 1 CIRUAS Fachri Pambudi; Hamid Abdillah; Deddy Supriatna; Ahmad Mujib
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 10 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v10i1.135

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang capaian kompetensi yang ada di sekolah menengah terutama sekolah menengah kejuruan yang diproyeksikan untuk masuk kerja pada saat setelah lulus. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan study kasus. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMKN 1 Ciruas. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. penelitian ini memakai teknik non probability samping sebagai ketentuan yang dipakai pada penelitian kualitatif. Analisis data menggunakan aplikasi software kualitatif Nvivo 12 Pro untuk menemukan dan mengetahui capaian kompetensi yang ada di SMKN 1 Ciruas. Hasil yang telah didapatkan pada wawancara dengan informan guru adalah dari kompetensi yang ada pada kelas pengopresaian mesin bubut terjadinya pembatasan kompetensi yang hanya sampai 9 kompetensi yang seharusnya kompetensi pada mata pelajaran praktik pengoprasian mesin bubut harus diselesaikan hingga 17 kompetensi sesuai dengan KI/KD yang berlaku. Rekomendasi peneliti adalah bagi guru untuk meningkatkan kompetensinya dengan mengikuti pelatihan LSP, BNSP, dan sejenisnya. Selain itu, guru juga harus mampu mengevaluasi pembelajaran yang dapat menimbulkan terhambatnya capaian kompetensi yang ada di sekolah SMKN 1 Ciruas. dan sarana dan prasarana penunjang harus dapat ditambah lagi untuk mendukung proses keberlangsungan praktik siswa.
Competency Gap of Graduates with the Needs of the Industry Ahmad Mujib; Siswo Wardoyo; Lukman Nul Hakim
VANOS Journal of Mechanical Engineering Education Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/vanos.v11i2.37371

Abstract

This study investigates the competency gap between graduates of SMK Negeri 1 Ciruas and the actual demands of the industrial sector. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis involving 12 alumni, 6 productive teachers, 4 industry representatives, and 2 school administrators. The findings identify three principal dimensions of disparity: (1) technical competencies, marked by limited mastery of CNC machines, automation systems, and digital manufacturing tools; (2) soft skills, evidenced by deficiencies in communication, teamwork, workplace discipline, and professional ethics; and (3) digital literacy, reflected in insufficient familiarity with production and quality-control software. These gaps originate from four systemic factors: an outdated curriculum not fully aligned with SKKNI/KKNI standards, inadequate practical facilities, limited teacher industrial experience, and suboptimal internship (PKL) programs. The study concludes that bridging these gaps requires curriculum synchronization with industry standards, mandatory teacher industrial training, extended and jointly evaluated internships, and systematic integration of soft-skill development across all learning activities. Sustained, formalized school–industry collaboration is essential to producing adaptive and work-ready graduates capable of meeting the evolving demands of the industrial era.