Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Teknologi Informasi dalam Strategi Manajemen Keberlanjutan Rosa Christiana Esti Noor Sumaryanti
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 4 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i4.10296

Abstract

The purpose of this research is to explore the integration of information technology (IT) into sustainability management strategies across various industrial sectors. With increasing awareness of the importance of sustainability, companies are being urged to adopt more efficient and transparent practices. The research methodology used was a mixed approach, including surveys, in-depth interviews, and document analysis to collect primary and secondary data. The results indicate that companies that adopt IT in their sustainability strategies experience significant increases in operational efficiency and waste reduction. For example, a report from the International Data Corporation (IDC) states that 70% of companies implementing advanced IT solutions report a 30% increase in operational efficiency and a 30% reduction in waste within three years. The implications of this research suggest that despite challenges in IT integration, companies can achieve significant benefits in achieving sustainability goals through the use of appropriate technology and adequate employee training. This research is expected to provide practical recommendations for companies seeking to improve their sustainability performance through information technology integration.
emerging risk; risiko iklim; ris Tata Kelola Risiko Perbankan di Era Emerging Risk: Risiko Iklim dan Risiko Digital Peniel Siregar; Rini Marlina; Rosa Christiana Esti Noor Sumaryanti
Business, Economics dan Entrepreneurship Vol 8 No 1 (2026): Business, Economics and Entrepreneurship
Publisher : Institut Shanti Bhuana, Program Studi Kewirausahaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46229/bee.v8i1.1084

Abstract

Perubahan lingkungan usaha perbankan dalam satu dekade terakhir ditandai oleh meningkatnya kompleksitas risiko yang bersifat baru dan berkembang (emerging risk). Di antara emerging risk yang paling menonjol, risiko iklim dan risiko digital semakin diakui memiliki implikasi signifikan terhadap stabilitas dan keberlanjutan perbankan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tata kelola risiko perbankan di era emerging risk melalui sintesis literatur konseptual yang berfokus pada risiko iklim dan risiko digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka konseptual dengan menganalisis literatur akademik dan dokumen kebijakan yang relevan melalui teknik sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa risiko iklim dan risiko digital bersifat lintas kategori, sistemik, dan berfungsi sebagai risk drivers yang memperkuat berbagai jenis risiko keuangan dan non-keuangan. Pembahasan juga mengungkap bahwa praktik pengelolaan risiko perbankan masih cenderung terfragmentasi, sehingga berpotensi melemahkan efektivitas tata kelola risiko. Artikel ini menegaskan pentingnya penguatan tata kelola risiko terintegrasi melalui pendekatan Enterprise Risk Management (ERM), dengan peran aktif dewan komisaris dan manajemen puncak dalam mengintegrasikan risiko iklim dan risiko digital ke dalam strategi dan pengambilan keputusan perbankan. Secara konseptual, artikel ini memberikan kontribusi dengan menawarkan perspektif integratif atas tata kelola risiko perbankan di era emerging risk, serta memberikan implikasi bagi praktik perbankan dan pengembangan kebijakan. Kata kunci: emerging risk; risiko iklim; risiko digital; tata kelola perbankan.