Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini adalah sulitnya memantau kondisi jaringan komputer di SMAN 4 Soppeng, terutama terkait perubahan status jaringan yang tidak dapat terdeteksi secara real-time. Hal ini disebabkan oleh kurangnya sistem yang dapat memantau jaringan secara menyeluruh, serta ketidakmampuan dalam mendeteksi permasalahan seperti kerusakan perangkat keras dan perangkat lunak yang dapat menyebabkan gangguan pada jaringan. Sebagai akibatnya, proses pemecahan masalah jaringan menjadi lambat, mengganggu kelancaran kegiatan administratif dan pendidikan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan sistem monitoring jaringan berbasis open source pada SMAN 4 Soppeng. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pemantauan jaringan dan mempercepat penanganan gangguan. Dengan menggunakan tools Icinga, sistem ini diharapkan mampu memberikan notifikasi secara real-time, mempermudah pemeliharaan jaringan, serta mendukung kelancaran proses kegiatan belajar mengajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Observasi dilakukan untuk menganalisis kondisi jaringan yang ada di SMAN 4 Soppeng, wawancara dilakukan dengan staf IT untuk menggali permasalahan terkait monitoring jaringan, dan studi kepustakaan dilakukan untuk mendalami konsep-konsep yang relevan dengan monitoring jaringan dan penggunaan sistem berbasis open source seperti Icinga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem monitoring jaringan menggunakan Icinga berhasil meningkatkan kinerja jaringan di SMAN 4 Soppeng. Sistem ini mempermudah deteksi masalah jaringan secara real-time dan mengurangi waktu downtime. Selain itu, pengujian yang dilakukan menunjukkan peningkatan kualitas koneksi internet, yang memungkinkan proses pembelajaran dan administrasi berjalan lebih efisien dan stabil