Mochamad Robby Fajar Cahya
Program Studi Keperawatan, Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Universitas Binawan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS POSISI TIDUR SEMIFOWLER 45° TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE Ria Afriani; Mochamad Robby Fajar Cahya; Nuniek Setyo Wardani
JKKI Vol 1 No 2 (2024)
Publisher : Himpunan Perawat Critical Care Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66351/jkki.v1i2.14

Abstract

Latar Belakang: Congestive heart failure mengalami paroxysmal nocturnal dyspnea yang mengakibatkan terganggunya kualitas tidur. Penatalaksaan keperawatan untuk mengatasi gangguan kualitas tidur yaitu efektivitas posisi tidur semifowler 45°. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas posisi tidur semifowler 45° terhadap kualitas tidur pada pasien CHF di ruang ICCU. Metode: Jenis penelitian ini kualitatif dengan desain “pre-post test without control group”. Besarnya sampel menggunakan teknik total sampling shingga didapatkan sampel 33 responden yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuisioner The Pittsburgh Sleep Quality Index. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon didapatkan hasil nilai p: 0,001 (<0,05). Hasil Penelitian:Berdasarkan hasil pengolahan data pada 33 responden didapatkan penurunan skor kualitas tidur rata-rata responden sebelum dan sesudah pemberian posisi semi fowler sebesar 4,24%. Skor rata-rata kualitas tidur sebelum pemberian posisi semi fowler sebesar 12,15 menjadi 7,91 sesudah pemberian posisi semi fowler. Hasil uji alternatif menggunakan uji Wilcoxon, didapatkan hasil nilai p<0,001 (<0,05), yang berarti terdapat efektivitas posisi semi fowler 45o terhadap kualitasjtidur pada pasien Congestive HeartjFailure.Kesimpulan : Berdasarkan hasil uji beda rerata, terdapat berbedaan bermakna pre dan post intervensi, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh dari intervensi Posisi Semi Fowler 45° terhadap kualitas tidur pada pasien Congestive Heart Failure di RSUD Koja.
IMPLEMENTASI PERAWATAN MULUT MENGGUNAKAN CHLORHEXIDINE 0,2% PADA PASIEN DENGAN CHF DI UNIT PERAWATAN INTENSIF : LAPORAN KASUS: Implementation Of Oral Care Using Chlorhexidine 0,2% In Patients With Chf In The Intensive Care Unit: A Case Report Yuli Hertati Lumbantobing; Siswani Marianna; Mochamad Robby Fajar Cahya
JKKI Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Himpunan Perawat Critical Care Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66351/jkki.v2i1.20

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) adalah sindrom klinis kompleks di mana jantung tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Masalah keperawatan yang muncul pada klien laki-laki usia 60 tahun dengan CHF yang dirawat di ruang ICU RSUD Koja adalah gangguan ventilasi spontan dan hal tersebut menyebabkan klien terpasang ventilator yang berisiko menimbulkan masalah VAP. Metode yang digunakan adalah memberikan tindakan keperawatan yaitu perawatan mulut menggunakan chlorhexidine 0,2%. Tujuan penulisan untuk memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif dengan implementasi perawatan mulut menggunakan chlorhexidine 0,2% dalam mencegah VAP. Teknik pengumpulan data menggunakan metodologi keperawatan dan subyek dalam laporan kasus ini 1 orang. Hasil penerapan intervensi didapatkan mengguanakan alat ukur CPIS dengan nilai < 6, yaitu: Suhu 36,90C, Leucosit 12.000, FiO2 50%, secret trakea ada tidak purulen, foto thorak tidak ada infiltrat, hasil kultur sputum tidak ada pertumbuhan kuman, sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi ini efektif dalam mencegah VAP.