Budianrto Taib
Universitas Tompotika Luwuk

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelaksanaan Program Perumahan Swadaya di Kabupaten Banggai Kepulauan: Implementation of the Self-Help Housing Program in Banggai Kepulauan Regency Budianrto Taib; Mastia M. Halimu
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Kebaijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana Pelaksanaan Program Perumahan Swadaya pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Banggai Kepulauan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan populasi yang berjumlah 76 KK dan sampel berjumlah 22 orang. Teknik penarikan sampel menggunakan Teknik Pruposive Sampling. Pengumpulan data diperoleh dari data sekunder dan data primer yang diperoleh melalui Obsevasi, Wawancara, Kuesioner, Dan Dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah menggunakan rumus statistik sederhana. Hasil penelitian menunjukan keseluruhan bahwa Pelaksanaan Program perumahan Swadaya pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan pertanahan Kabupaten Banggai Kepulauan adalah dengan presentasenya (70,37%), dengan rincian untuk Sub Variabel Perencanaan hasilnya dengan presentae (71,36%), dan untuk Sub Variabel Pelaksanaan hasilnya dengan presentase (66,28%), dan Sub Variabel Evaluasi hasilnya dengan presentase (71,42%).
IMPLEMENTASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) OLEH PT DONGGI-SENORO LNG (DSLNG) DI DESA USO KECAMATAN BATUI KABUPATEN BANGGAI.: IMPLEMENTATION OF THE CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PROGRAM BY PT DONGGI-SENORO LNG (DSLNG) IN THE VILLAGE OF USO, BATUI DISTRICT, BANGGAI REGENCY. Budianrto Taib; ni luh titi indayani
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v11i1.1171

Abstract

Program Corporate Social Responsibility (CSR) oleh PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG) di Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai merupakan salah satu upaya perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, implementasi, serta dampak program CSR DSLNG terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat setempat. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dari observasi lapangan, wawancara dengan pihak perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat penerima manfaat, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CSR DSLNG meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan pelestarian lingkungan. Implementasi program dilakukan melalui model kemitraan dengan lembaga lokal serta partisipasi aktif masyarakat. Dampak program terlihat pada meningkatnya akses pendidikan dan kesehatan, terbentuknya usaha produktif masyarakat, serta bertambahnya kesadaran lingkungan. Namun demikian, beberapa tantangan seperti ketergantungan masyarakat pada bantuan perusahaan dan kebutuhan peningkatan kapasitas lokal masih ditemukan. Secara keseluruhan, program CSR DSLNG berkontribusi positif terhadap pembangunan desa, meskipun memerlukan penguatan strategi keberlanjutan agar manfaatnya dapat berlangsung jangka panjang.
INOVASI LAYANAN MULTI-SEKTOR DALAM PROGRAM COMMAND CENTER 112 SEBAGAI PENGEMBANGAN SMART CITY DI KABUPATEN BANGGAI: INNOVATION MULTI-SECTOR SERVICES IN THE 112 COMMAND CENTER PROGRAM AS A DEVELOPMENT OF SMART CITY IN BANGGAI REGENCY Budianrto Taib
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v12i2.1193

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pemerintah daerah untuk mengadopsi pendekatan Smart City dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu bentuk inovasi yang muncul dari transformasi adalah program Command Center 112 di Kabupaten Banggai, Berfungsi sebagai pusat kendali layanan darurat dan pelaporan masyarakat secara digital dengan sektor pelayanan seperti kesehatan, kebencanaan, keamanan, dan kedaruratan. Tujuan Penelitian menganalisis inovasi layanan multi-sektor dalam Command Center 112 berkontribusi terhadap pengembangan Smart City di Kabupaten Banggai. Metode penelitian yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan Command Center 112 memiliki keunggulan relatif dalam hal kecepatan respon dan efisiensi koordinasi, serta kompatibel dengan struktur kerja organisasi. Tingkat kerumitan penggunaan tergolong rendah, dan hasil pelaksanaan dapat diamati pimpinan daerah. Pelaksanaan program belum maksimal karena keterbatasan perangkat belum meratanya literasi digital dan minimnya transparansi informasi kepada publik. Untuk mencapai efektivitas perlu penguatan kapasitas teknis perluasan jangkauan layanan dan peningkatan keterlibatan publik dalam proses evaluasi dan pengawasan.
KINERJA APARAT DESA DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI DESA OLUSI KECAMATAN BUKO KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN: PERFORMANCE OF VILLAGE OFFICIALS IN THE ADMINISTRATION OF THE VILLAGE OF OLUSI, BUKO DISTRICT, BANGGAI KEPULAUAN REGENCY Budianrto Taib; ni luh titi indayani
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v13i1.1201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja aparat Desa Olusi Kecamatan Buko Kabupaten Banggai Kepulauan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Kajian difokuskan pada indikator kinerja menurut Robbins, yaitu kualitas kerja, kuantitas, ketepatan waktu, efektivitas, dan kemandirian. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 8 informan yang terdiri dari Kepala Desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta masyarakat. Denan menggunakan teknik Snowball Sampling. pegambilan data digunakan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang kemudian dianalisis melalui tiga alur kegiatan yaitu reduksi data (reduction), penyajian data (display), dan penarikan kesimpulan/verifikasi (conclusion drawing atau verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja aparat Desa Olusi tergolong baik pada aspek kualitas, kuantitas, efektivitas, dan kemandirian, meskipun indikator ketepatan waktu masih menjadi kelemahan yang cukup menonjol. Keterlambatan pelayanan administrasi dan pelaporan disebabkan oleh keterbatasan fasilitas, kurangnya sumber daya manusia, serta koordinasi eksternal yang belum optimal. Secara umum, aparat desa telah berupaya menerapkan prinsip-prinsip good governance melalui pelayanan yang cukup responsif, transparan, dan akuntabel. Namun, diperlukan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, manajemen waktu yang lebih efektif, serta optimalisasi sarana prasarana untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
EFEKTIVITAS PROGRAM SMART CITY DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN BANGGAI: EFFECTIVENESS OF THE SMART CITY PROGRAM IN IMPROVING PUBLIC SERVICES IN BANGGAI REGENCY Budianrto Taib; Ni Luh Titi Indayani
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v14i1.1352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program smart city dalam meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Banggai. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di era digital. Implementasi smart city diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang lebih cepat, transparan, dan efisien, namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari aparatur pemerintah daerah serta masyarakat sebagai pengguna layanan. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program smart city di Kabupaten Banggai telah berjalan, namun belum sepenuhnya efektif dalam meningkatkan pelayanan publik. Hal ini terlihat dari beberapa indikator efektivitas, seperti pemahaman program yang masih terbatas, ketepatan sasaran yang belum optimal, serta belum meratanya pemanfaatan teknologi oleh masyarakat. Selain itu, faktor yang mempengaruhi efektivitas program meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya kualitas sumber daya manusia, serta kurangnya sosialisasi program kepada masyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa efektivitas program smart city dalam meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Banggai masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat infrastruktur teknologi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperluas sosialisasi program agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.