Muhamad Irsan S Nang
Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Universitas Tompotika Luwuk

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Tambahan Penghasilan Pegawai (Tpp) Terhadap Kualitas Kerja Aparatur Sipil Negara (Asn) Di Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banggai: The Effect of Additional Employee Income (TPP) on the Work Quality of Civil Servants (ASN) at the Banggai Regency Civil Service Police Unit Office Muhamad Irsan S Nang
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v10i2.1168

Abstract

Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif bertujuan menjelaskan hubungan sebab-akibat antara variabel TPP dan Kualitas Kerja ASN. Populasi mencakup seluruh ASN di kantor SPPP Kabupaten Banggai berjumlah 57 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuisioner (menggunakan skala Likert), dan dokumentasi. Secara deskriptif, penerimaan TPP dan Kualitas Kerja ASN dipersepsikan responden kategori yang sangat tinggi. Hal ini dikonfirmasi akumulasi total skor mencapai 4485 dibandingkan dengan skor maksimum ideal 3600, menghasilkan nilai akhir 124,58 dikategorikan Sangat Setuju atau Sangat Baik. Keyakinan tinggi didukung dominasi tanggapan positif (Sangat Setuju dan Setuju) seluruh dimensi kualitas kerja, yang meliputi: Produktivitas Kerja (984), Disiplin Kerja (942), Hasil Kerja Optimal (776), Antusiasme (738), Potensi Diri (506), dan Proses Kerja 500). Minimnya tanggapan negatif (111 skor menyatakan Kurang Setuju) memperkuat kesimpulan bahwa ASN secara kolektif menilai TPP faktor penting yang berkorelasi positif terhadap peningkatan kualitas kerja mereka dikantor.
TRANSFORMASI DIGITAL KPU: ANALISIS MANFAAT IMPLEMENTASI SIAKBA DALAM REKRUTMEN PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN PEMILU 2024 DI KABUPATEN BANGGAI: KPU DIGITAL TRANSFORMATION: ANALYSIS OF THE BENEFITS OF IMPLEMENTING SIAKBA IN THE RECRUITMENT OF THE 2024 ELECTION SUBDISTRICT COMMITTEE IN BANGGAI REGENCY Muhamad Irsan S Nang
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v12i1.1190

Abstract

Digitalisasi administrasi publik mendorong lembaga pemerintahan memperkuat tata kelola berbasis data dan teknologi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerapkan e-government melalui Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA) untuk mendukung rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Pemilu 2024 di Kabupaten Banggai. Penelitian ini menganalisis manfaat bersih (net benefit) implementasi SIAKBA dalam efisiensi administratif, transparansi publik, akuntabilitas kelembagaan, serta tantangan kesenjangan digital di wilayah dengan karakteristik geografis kompleks. Metode kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi resmi KPU, dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa SIAKBA meningkatkan efisiensi administratif, memperkuat transparansi, dan mendorong budaya kerja digital yang akuntabel. Namun, keterbatasan infrastruktur dan literasi digital menghambat optimalisasi sistem di daerah terpencil, sehingga akses inklusif menjadi kunci keberhasilan implementasi e-government. Temuan ini memperluas penerapan model kesuksesan sistem informasi DeLone dan McLean (2003) pada sektor publik Indonesia dengan memasukkan dimensi keadilan akses digital sebagai parameter baru.
TATA KELOLA ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA TANGEBAN KECAMATAN MASAMA KABUPATEN BANGGAI: ADMINISTRATIVE MANAGEMENT OF TANGEBAN VILLAGE, MASAMA DISTRICT, BANGGAI REGENCY Muhamad Irsan S Nang
Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Kebijakan Dan Pelayanan Publik
Publisher : FISIP UNTIKA LUWUK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66475/fisip.v12i2.1195

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana tata kelola administrasi Pemerintahan Desa Tangeban Kecamatan Masama Kabupaten Banggai. Jenis penelitian ini adalah penelitian diskritif kualitatif. Dalam penelitian kualitataif, Teknik sampling yang digunakan sampling. sampling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu, misalnya orang tersebut di anggap paling tahu tentang apa yang kita harapkan. Jumlah informan ada 10 orang. Hasil penelitian adalah Akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan desa masih dalam proses pengembangan dan belum mencapai tingkat maksimal secara menyeluruh. Pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terhadap anggaran keuangan desa perlu ditingkatkan untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan mencegah penyimpangan dana desa. Adanya kekurangan sarana dan prasarana, baik di sekolah maupun instansi, menunjukkan bahwa fasilitas yang tidak memadai dapat menghambat proses pembelajaran dan kinerja, menurunkan motivasi, bahkan menyebabkan kegiatan menjadi tidak optimal, sehingga memerlukan perbaikan, perawatan rutin, serta kebijakan yang lebih baik untuk mencukupi kebutuhan dan meningkatkan kualitas palayanan publik.