Abdul Majid Toyyibi
Institut Al Fithrah Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Developments in The Field of Muamalah, Banking Economics, and Contemporary Finance Abdullah Ahadish Shamad Muis; Muh. Arief Budiman; Abdul Majid Toyyibi; Nur Rif’ah Syahirah Binti Haji Muhammad Kamal Shahrum
Ad-dawl : Jurnal Islamic Studies Ad-dawl Vol. 1 No. 2 (Juli - Desember 2025)
Publisher : PT. Global Pustaka Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/jis.v1i2.245

Abstract

This study aims to analyze the development of contemporary Islamic law in the field of economic muamalah, particularly in the practices of Islamic insurance (takaful), the Ijarah al-Muntahiya bi al-Tamlik (IMBT) contract, and Islamic credit cards, from the perspective of maqashid shariah and maslahah mursalah. This research employs a qualitative approach using the library research method, focusing on conceptual and comparative analysis of classical and contemporary sources, such as fiqh books, fatwas from the National Sharia Council–Indonesian Ulema Council (DSN-MUI), and related academic literature. The results show that the development of the modern economy demands flexibility in Islamic law through contextual ijtihad based on maqashid shariah and maslahah mursalah. Islamic insurance is viewed as a form of financial protection that aligns with the principle of mutual assistance (ta’awun), grounded in DSN-MUI fatwas that permit its practice as long as it meets sharia requirements. The IMBT contract represents an innovation in lease-to-own financing, combining the principles of ijarah and bai’ legitimately as long as it does not involve elements of riba (usury). Meanwhile, Islamic credit cards are built upon a combination of kafalah, qardh, and ijarah contracts, serving as an adaptation to modern transaction needs without abandoning the principles of justice and transparency.
Evaluasi Kepatuhan Syariah Implementasi Akad Murabahah bil Wakalah pada Produk Mitraguna Bank Syariah Indonesia Berdasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 04/DSN-MUI/IV/2000 Muhammad Fikri Al Hidayah; Abdul Majid Toyyibi
Jurnal Investasi Islam Vol. 11 No. 2 (2026): Jurnal Investasi Islam (JII)
Publisher : FEBI IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jii.v11i2.15670

Abstract

Penelitian mengenai penerapan akad murabahah di perbankan syariah umumnya berfokus pada produk Cicil Emas, Griya, atau pembiayaan berbasis objek tertentu, sedangkan kajian mengenai Produk Mitraguna berbasis payroll masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme penerapan akad murabahah pada Produk Mitraguna di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Dharmahusada serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan Fatwa DSN-MUI Nomor 04/DSN-MUI/IV/2000. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap Branch Manager, Account Officer, dan nasabah, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akad murabahah telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI, ditandai oleh penerapan prinsip kehati-hatian, penentuan akad berdasarkan underlying transaction, serta implementasi akad murabahah bil wakalah yang dilakukan secara bertahap, transparan, dan memenuhi prinsip sharia compliance. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian mengenai implementasi murabahah pada pembiayaan konsumtif berbasis payroll. Secara praktis, hasil penelitian dapat menjadi bahan evaluasi bagi Bank Syariah Indonesia dalam memperkuat kepatuhan syariah dan meningkatkan kualitas implementasi pembiayaan murabahah.
Analisis Pengelolaan Zakat Produktif Program Alat Kerja Rombong Baznas Surabaya dalam Pengembangan Usaha Mustahiq Pelaku UMKM Di Surabaya Fadoilatul Akmal; Abdul Majid Toyyibi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7181

Abstract

Pengelolaan zakat produktif menjadi aspek penting dalam mewujudkan pemberdayaan ekonomi mustahiq melalui program yang mampu meningkatkan kapasitas usaha secara berkelanjutan. Salah satu program tersebut adalah Bantuan Alat Kerja mustahiq yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kota Surabaya sebagai bagian dari Program Surabaya Berdaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan zakat produktif yang dilaksanakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Surabaya dalam pengembangan usaha mustahiq pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Fokus kajian meliputi mekanisme penentuan mustahiq penerima rombong usaha, pengelolaan program zakat produktif, serta perkembangan usaha mustahiq setelah menerima bantuan modal alat kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan (field research), melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penentuan mustahiq dilakukan melalui proses verifikasi dengan survei lapangan, serta penilaian kelayakan berdasarkan kriteria asnaf, dan potensi usaha calon penerima. Pengelolaan zakat produktif dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, penyaluran bantuan alat kerja, pembinaan, pendampingan, dan monitoring. Program bantuan alat kerja rombong mampu mendukung keberlangsungan usaha mustahiq dengan meningkatkan kapasitas usaha, memperluas peluang memperoleh pendapatan, serta mendorong kemandirian ekonomi.