Resin komposit menjadi bahan restorasi gigi non logam yang banyak digunakan, karena aplikasi yang mudah, dan warna yang bagus. Perkembangan resin komposit terbaru adalah resin komposit ceramic. Nano ceramic berbahan zirkonia berfungsi sebagai penguat resin komposit. Salah satu pertimbangan menggunakan nano ceramic sebagai penguat resin komposit adalah karena ceramic berbahan dasar zirkonia memiliki kekuatan tinggi. Kekuatan tekan berhubungan dengan proses pengunyahan dalam rongga mulut, berupa tekanan yang alamiah dari pengunyahan. Kekuatan tekan yang rendah dapat mengakibatkan kegagalan restorasi. Minuman yang dikonsumsi oleh pasien, terutama yang memiliki pH asam seperti jus Jeruk Lemon (Citrus Limon L) akan diserap oleh bahan restorasi dan menyebabkan degradasi matriks, sehingga kekuatan tekan resin komposit ceramic akan berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya penurunan kekuatan tekan resin komposit ceramic pada perendaman jus Jeruk Lemon. Penelitian menggunakan 24 buah resin komposit ceramic dalam cetakan yang dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok yang direndam dalam akuades atau kelompok kontrol, kelompok yang direndam dalam jus Jeruk Lemon selama masing-masing 30 menit, 60 menit, dan 120 menit. Kekuatan tekan diukur dengan Universal Testing Machine, dengan satuan ukur MPa. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji One Way Anova, dengan taraf signifikansi sebesar 0,05 (α=0,05). Uji One Way Anova menghasilkan angka signifikansi sebesar 0,339 (p>0,05), sehingga hipotesis ditolak. Kesimpulan, tidak terdapat penurunan kekuatan tekan resin komposit ceramic yang bermakna setelah perendaman dalam jus Jeruk Lemon pada waktu yang berbeda.