Rochandi, Sri Yayu Indriyani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Pembentukan Karakter Jujur dalam Mendukung Internalisasi Nilai Pendidikan Agama Islam Rochandi, Sri Yayu Indriyani; Nasriah, Reina Nisa; Komala, Ela
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i2.1021

Abstract

Karakter jujur merupakan karakter yang penting dimiliki oleh seluruh manusia termasuk peserta didik. Pembentukan karakter jujur harus dimulai sedini mungkin. Pendididkan Sekolah Dasar dengan durasi waktu enam tahun merupakan waktu yang tepat melakukan proses pembentukan karakter jujur di sekolah. Pembentukan karakter jujur dalam internalisasi pendidikan agama islam tidak hanya melalui pembelajaran kognitif, tetapi juga melalui pendekatan sistemik yang mencakup keteladanan, pembiasaan dan penguatan lingkungan pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter memerlukan integrasi antara aspek pembelajaran, budaya sekolah, dan lingkungan sosial peserta didik. Pendidikan karakter jujur di SDIT Inspiratif memiliki metode pembiasaan melalui lingkungan yang konsisten. Pengkondisian meja dan kursi saat ujian dengan tujuan memudahkan anak-anak memahami bagaimana menerapkan kejujuran. Hal ini akan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mempraktikan nilai kejujuran sehingga nilai tersebut dapat berkembang menjadi kebiasaan (habituation) yang tertanam dalam diri peserta didik
Metafora Batu dan Hati dalam Pendidikan Islam Berdasarkan QS Al Baqoroh:74 Rochandi, Sri Yayu Indriyani; Nasriah, Reina Nisa; Rohiyah, Rani; Laelani, Ilen
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i1.1027

Abstract

Metafora batu dan hati dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 74 memberikan dasar konseptual bagi pendidikan Islam, khususnya dalam pembinaan karakter dan kesadaran spiritual. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna metaforis batu dan hati serta relevansinya terhadap proses pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis tafsir dan studi literatur. Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, kitab tafsir, literatur fiqh, kajian geologi, dan referensi pendidikan Islam. Analisis menggunakan teori metafora konseptual untuk menjelaskan hubungan antara sifat fisik batu dan kondisi batin manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa batu tidak hanya merepresentasikan kekerasan dan keteguhan secara geologis, tetapi juga berfungsi sebagai sarana penyucian dalam fiqh. Dalam tafsir ayat tersebut, batu digambarkan mampu memancarkan air, terbelah, dan tunduk kepada Allah, sedangkan hati manusia dapat menjadi lebih keras daripada batu ketika kehilangan kepekaan terhadap kebenaran. Temuan ini menegaskan bahwa kekerasan hati bukan kondisi final, melainkan keadaan yang masih dapat diubah melalui pendidikan spiritual, pembiasaan moral, keteladanan, refleksi diri, dan penguatan pengalaman religius. Dengan demikian, pendidikan Islam tidak cukup berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga harus diarahkan pada pelunakan hati, pembentukan empati, dan penguatan kesadaran etis-spiritual. Proses ini menuntut pendekatan bertahap, konsisten, dan integratif agar peserta didik mampu menghayati ajaran agama serta mewujudkannya dalam perilaku beradab sehari-hari